Kimi Antonelli Berpotensi Segel Gelar Juara Dunia F1 2026 di GP AS, Toto Wolff Minta Mercedes Tetap Waspada

Sedang Trending 7 jam yang lalu

Kimi Antonelli Berpotensi Segel Gelar Juara Dunia F1 2026 di GP AS, Toto Wolff Minta Mercedes Tetap Waspada

Pembalap Mercedes AMG Petronas, Kimi Antonelli. (Foto: Instagram/mercedesamgf1)

AUSTIN – Bos tim Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, mengimbau timnya untuk tidak berjemawa meskipun pembalap mudanya, Kimi Antonelli, berkesempatan besar mengunci gelar juara bumi Formula 1 (F1) 2026 dalam waktu dekat. Gelar juara pertama Antonelli itu tepatnya bisa diraih pada seri mendatang, ialah F1 GP Amerika Serikat (AS) 2026 pada 23-26 Oktober 2026.

Ya, persaingan F1 musim 2026 berpotensi menemukan juaganya di Circuit of the Americas, Austin. Secara matematis, Antonelli berkesempatan mengamankan mahkota juara bumi di arena tersebut.

Pembalap muda asal Italia itu berkesempatan mencatatkan sejarah sebagai juara bumi F1 termuda sepanjang masa. Syaratnya, dia kudu unggul minimal 23 poin atas rekan satu timnya, George Russell, pada balapan mendatang.

Antonelli tampil sangat mendominasi sepanjang musim ini berbareng Mercedes. Performa konsistennya menempatkan pembalap remaja tersebut di periode pintu sejarah untuk meraih gelar juara bumi perdananya.

Guna memastikan gelar juara di Austin, Antonelli wajib memenangi balapan utama. Di saat bersamaan, Russell tidak boleh finis lebih tinggi dari posisi kesembilan, dan Lewis Hamilton (Scuderia Ferrari) tidak boleh finis di atas urutan kelima.

 Instagram/kimi.antonelli) Kimi Antonelli. (Foto: Instagram/kimi.antonelli)

Skenario matematis nan cukup spesifik tersebut membikin persaingan gelar juara bumi secara teknis tetap terbuka. Kendati demikian, hasil dominan di Austin bakal langsung menyegel gelar juara sebelum kejuaraan memasuki fase akhir musim.

1. Tetap Membumi

Meski di atas kertas Antonelli unggul sangat jauh, Mercedes memilih untuk tidak memberikan tekanan berlebih agar gelar juara segera dikunci. Toto Wolff menegaskan timnya tetap menerapkan pendekatan berjenjang dari satu balapan ke balapan lainnya.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑