Presiden AS Donald Trump mengumumkan pembatalan serangan ke Iran. AS sebelumnya berencana menyerang Iran pada Kamis (11/6) malam waktu setempat.
Trump mengatakan, serangan itu batal dilakukan lantaran ada kemungkinan kesepakatan dengan Iran bisa tercapai setelah pembicaraan tingkat tinggi.
"Berdasarkan kebenaran bahwa obrolan dengan Republik Islam Iran telah dibawa ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan disetujui, saya telah membatalkan serangan dan pemboman nan dijadwalkan terhadap Iran malam ini," kata Trump dikutip dari AFP, Jumat (12/6).
Ia tidak mengungkap kapan kesepakatan itu bakal ditandatangani.
"Waktu dan tempat penandatanganan bakal segera diumumkan," tambah Trump.
Ketegangan antara AS dan Iran kembali meningkat. Kedua negara itu saling serang rudal dan drone.
Kondisi tersebut membikin Selat Hormuz kembali ditutup. Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA), lembaga baru nan mengawasi jalur pelayaran daya bumi tersebut, mengonfirmasi keputusan itu pada Kamis (11/6).
"Karena ketegangan nan disebabkan oleh agresi pasukan Amerika di area dan pengumuman nan disampaikan Angkatan Bersenjata Iran tadi malam, Selat Hormuz bakal ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis PGSA melalui akun X.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·