cara membikin bakwan renyah | foto ilustrasi: Gemini AI
- Bakwan sayur tetap menjadi salah satu gorengan favorit nan banyak dibuat di rumah apalagi sampai 2026 ini. Selain cocok dijadikan camilan, bakwan juga kerap menjadi pelengkap makan berbareng nasi, mi instan, maupun lontong. Meski terlihat sederhana, tidak sedikit nan mengeluhkan hasil bakwan terlalu berminyak, sigap lembek, alias bagian dalamnya tetap terasa seperti adonan.
Penyebab bakwan menyerap banyak minyak rupanya bukan hanya lantaran jenis tepung nan digunakan. Suhu minyak, komposisi adonan, hingga tambahan bahan tertentu juga ikut memengaruhi kerenyahan hasil akhirnya. Tak heran jika trik membikin bakwan renyah dan tidak berminyak tetap menjadi salah satu topik nan banyak dicari di internet.
Salah satu trik dibagikan oleh pembuat YouTube Ghaziya Warita. Dalam videonya, dia memperlihatkan langkah membikin bakwan sayur nan tebal tetapi tetap renyah dengan memanfaatkan dua bahan dapur tambahan.
"Bakwan sayur jenis simpel, ini kriuk tahan lama. Untuk sayurnya bebas, seperti biasa saya pakai wortel, kubis, dan daun bawang, sayurannya kembali lagi disesuaikan dengan selera," jelasnya, dikutip BrilioFood dari YouTube Ghaziya Warita.
Kenapa bakwan sayur sering menyerap banyak minyak?
Sebelum mencoba triknya, kenali dulu beberapa penyebab bakwan menjadi terlalu berminyak. Dengan mengetahui penyebabnya, hasil gorengan bisa lebih renyah dan tidak sigap melempem.
| Minyak belum cukup panas | Adonan menyerap lebih banyak minyak sebelum bagian luarnya sempat mengeras. |
| Adonan terlalu encer | Lapisan bakwan susah menjadi renyah sehingga hasil akhirnya terasa lebih berminyak. |
| Perbandingan tepung kurang tepat | Tekstur bakwan menjadi lembek alias lebih mudah menyerap minyak saat digoreng. |
| Sayuran mengandung banyak air | Kelebihan air membikin minyak lebih mudah masuk ke dalam adukan selama proses menggoreng. |
| Tidak memakai bahan developer secukupnya | Tekstur bakwan menjadi kurang ringan, lebih padat, dan berpotensi menyerap lebih banyak minyak. |
Trik membikin bakwan sayur tebal tetap renyah
Setelah semua sayuran dipotong, siapkan ramuan lembut nan terdiri dari garam, kaldu jamur, merica butiran, bawang putih, dan bawang merah. Bumbu bisa dihaluskan menggunakan ulekan maupun blender.
foto: YouTube/Ghaziya Warita
Setelah halus, tambahkan margarin secukupnya, lampau ulek kembali hingga tercampur rata.
Menurut Ghaziya, margarin tidak hanya menambah rasa gurih, tetapi juga membantu mengurangi minyak nan terserap saat proses menggoreng. Margarin pun tidak perlu dilelehkan terlebih dahulu.
"Margarinnya tanpa saya panaskan, agak lebih simpel dan praktis tanpa menambahi cucian piring alias panci. Jadi langsung ikut dihaluskan dan rasanya sama saja," cetus Ghaziya.
foto: YouTube/Ghaziya Warita
Selanjutnya pindahkan ramuan ke dalam wadah, lampau campurkan dengan tepung terigu dan air sedikit demi sedikit sembari diaduk hingga tidak bergerindil.
Setelah itu tambahkan tepung ramuan dengan komparasi 1 bagian tepung ramuan dan 3 bagian tepung terigu, lampau kombinasi kembali.
Masukkan sayuran nan sudah dipotong. Dalam video tersebut digunakan separuh kubis, dua wortel kecil, dan irisan daun bawang.
Terakhir tambahkan sedikit baking powder.
"Baking powder ini selain untuk mengembang, dia itu untuk mengkrispikan gorengan dan mengurangi gorengan itu berminyak, tentunya tidak menambahkan rasa getir pada gorengan, ya," kata Ghaziya.
Dua bahan tambahan nan menjadi kunci dalam trik ini adalah margarin dan baking powder.
foto: YouTube/Ghaziya Warita
Tips menggoreng bakwan agar kriuk lebih lama
foto: YouTube/Ghaziya Warita
Panaskan minyak dalam jumlah cukup dengan api sedang hingga betul-betul panas. Setelah itu baru masukkan adukan sedikit demi sedikit.
Menurut Ghaziya, suhu minyak sangat menentukan hasil akhir gorengan.
"Apabila minyaknya kurang panas jika menggoreng gorengan dari tepung seperti ini, rasanya tetap mentah alias tetap terasa tepung. Juga, kelak setelah ditiriskan, gorengannya itu dua kali lebih berminyak andaikan minyaknya kurang panas," ungkapnya.
Jika adukan belum lenyap digunakan, cukup tutup wadah menggunakan piring alias plastik, kemudian simpan di chiller kulkas. Menurutnya, adukan tetap dapat digunakan keesokan harinya tanpa sigap menjadi asam.
Setelah bakwan berwarna keemasan, angkat dan tiriskan hingga minyak berlebih turun. Hasilnya tampak tebal, renyah, dan tidak terlalu berminyak.
foto: YouTube/Ghaziya Warita
Kebiasaan nan membantu bakwan tetap renyah
| Gunakan minyak nan betul-betul panas | Mengurangi minyak nan terserap ke dalam adukan sehingga bakwan lebih renyah. |
| Jangan terlalu sering membalik | Lapisan luar lebih sigap terbentuk sehingga tekstur tetap garing dan tidak mudah menyerap minyak. |
| Goreng secukupnya setiap kali | Menjaga suhu minyak tetap stabil sehingga hasil gorengan matang lebih merata. |
| Tiriskan di rak alias saringan | Minyak berlebih lebih mudah turun dibandingkan jika bakwan langsung ditumpuk di piring. |
| Sajikan setelah agak dingin | Uap panas berkurang sehingga bakwan tidak sigap lembek dan kerenyahannya lebih awet. |
FAQ
1. Kenapa bakwan sayur sigap lembek setelah dingin?
Biasanya lantaran terlalu banyak menyerap minyak, adukan terlalu encer, alias setelah matang langsung ditumpuk sehingga uap terperangkap dan membikin kulit bakwan menjadi lembap.
2. Apakah baking powder wajib digunakan?
Tidak wajib. Namun penambahan baking powder dalam jumlah sedikit dapat membantu menghasilkan tekstur bakwan nan lebih ringan, renyah, dan tidak terlalu padat.
3. Apa kegunaan margarin dalam adukan bakwan?
Margarin memberi rasa gurih sekaligus menjadi salah satu bahan nan dipercaya membantu mengurangi minyak nan terserap selama proses penggorengan, seperti ditunjukkan dalam video Ghaziya Warita.
4. Berapa lama adukan bakwan bisa disimpan?
Jika disimpan dalam wadah tertutup di chiller kulkas, adukan umumnya tetap bisa digunakan hingga sekitar satu hari. Sebelum digoreng kembali, kombinasi sejenak agar teksturnya kembali merata.
5. Sayuran apa saja nan cocok untuk bakwan?
Selain kubis, wortel, dan daun bawang, bakwan juga bisa dibuat menggunakan tauge, jagung manis, irisan buncis, seledri, bayam, alias kol ungu sesuai selera.
(brl/tin)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·