Tren Positif Ganda Putri Indonesia di Indonesia Open 2026: Rachel/Febi Jadi Kejutan

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
 Rachel/Febi Jadi Kejutan Pebulutangkis dobel putri Indonesia, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum berupaya mengembalikan kok ke arah dobel putri Amerika Serikat Francesca Corbett/Jennie Gai pada babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026(Ramdani/MI)

GANDA putri Indonesia menunjukkan sinyal positif di gelaran Polytron Indonesia Open 2026. Kepala Pelatih Ganda Putri PP PBSI, Karel Mainaky, memberikan apresiasi tinggi atas progres nan ditunjukkan anak asuhnya sepanjang turnamen level BWF World Tour Super 1000 tersebut.

Indikator utama tren positif ini terlihat dari keberhasilan pasangan muda Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum nan sukses menembus babak semifinal. Selain itu, dua pasangan lainnya, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi dan Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, juga sukses melangkah hingga babak perempat final.

“Saya memandang memang ada progres dari anak-anak, sedikit demi sedikit. Penampilan mereka memang cukup baik di turnamen ini. Mereka terlihat lebih yakin, biasanya memandang musuh itu terlalu hebat,” ujar Karel Mainaky dalam keterangan resminya, Minggu (7/6/2026).

Kejutan Rachel/Febi di Semifinal

Rachel/Febi menjadi sorotan utama setelah menjadi wakil dobel putri dengan capaian terbaik. Meski langkah mereka dihentikan oleh pasangan ranking satu bumi asal China, Liu Sheng Shu/Tan Ning, dengan skor 17-21, 16-21, performa pasangan nan baru diduetkan selama sembilan bulan ini dinilai sangat kompetitif.

Karel menyebut bahwa Rachel/Febi sebenarnya mempunyai kesempatan untuk memberikan perlawanan lebih sengit. Namun, aspek kematangan bermain di poin-poin krusial saat menghadapi pemain elite bumi tetap menjadi catatan evaluasi.

Hasil Ganda Putri Indonesia di Indonesia Open 2026:

  • Semifinal: Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum
  • Perempat Final: Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi
  • Perempat Final: Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
  • Babak Pertama: Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari & Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine

Rahasia Persiapan Intensif

Peningkatan performa ini diakui Karel tidak datang secara instan. Ia mengungkapkan telah melakukan persiapan unik dengan tidak mendampingi tim ke beberapa turnamen sebelumnya di Thailand, Malaysia, dan Singapura demi konsentrasi membenahi sektor dobel putri di pelatnas.

“Persiapan ke turnamen ini memang lebih intens. Selain latihan, saya juga corak pola pikir mereka,” tegas Karel. Ia menerapkan program latihan nan berbeda untuk setiap pasangan sesuai kebutuhan spesifik mereka.

Sebagai contoh, pasangan Fadia/Tiwi dan Ana/Trias mendapatkan porsi latihan tambahan di sesi siang saat kondisi bentuk mulai menurun. Hal ini bermaksud untuk memperkuat daya tahan dan konsentrasi mereka di poin-poin akhir pertandingan nan selama ini menjadi titik lemah.

Dengan hasil ini, PBSI berambisi tren positif dobel putri dapat terus terjaga dan meningkat pada turnamen-turnamen internasional mendatang, sekaligus mempercepat proses regenerasi di sektor tersebut. (Ant/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia