Perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah nan kian memanas, khususnya eskalasi saling serang antara Arab Saudi dan golongan Houthi Yaman di area strategis Bab el Mandeb, termasuk serangan terhadap kapal-kapal tanker, disorot dunia. Termasuk oleh Wakil Presiden ke-13 Republik Indonesia, Ma’ruf Amin.
Melalui Juru Bicaranya, Masduki Baidlowi, Ma’ruf mengungkapkan rasa prihatin dan kesedihan nan mendalam atas bentrok nan terus berlarut. Ma'ruf menegaskan bahwa pertikaian sesama negara dan bangsa Muslim tidak hanya merugikan pihak-pihak nan terlibat, tetapi juga membawa akibat sistemik nan luas terhadap stabilitas ekonomi, politik, dan psikologis bumi Islam, termasuk Indonesia.
"Kiai Ma’ruf Amin sangat sedih memandang kondisi mutakhir ini. Beliau mengetuk hati nurani para pemimpin di Arab Saudi dan golongan Houthi di Yaman untuk segera menghentikan angkat senjata. Sebagai sesama Muslim, darah dan kehormatan adalah perihal nan suci. Sudah saatnya senjata diturunkan dan meja perbincangan digelar secara konstruktif," ujar Ma'ruf sebagaimana disampaikan Masduki Baidlowi di Jakarta, Selasa (28/7).
Sebagai corak kepedulian dan kontribusi pemikiran dari Indonesia, Ma’ruf menawarkan "Jembatan Dialog empat Pilar" sebagai jalan tengah, jalan moderasi alias watsathiyah, untuk mengatasi bentrok tersebut:
Gencatan Senjata Kemanusiaan Sesegera mungkin (Jeda Konflik).
Menghentikan seluruh operasi militer kedua belah pihak serta serangan di Bab el-Mandeb dan wilayah sekitarnya. Jeda ini sangat krusial untuk mencegah krisis kemanusiaan nan lebih parah dan mengamankan jalur perdagangan internasional nan berakibat pada ekonomi global, termasuk pasokan daya ke negara-negara berkembang seperti Indonesia.
Pengaktifan Kembali Poros Dialog Internal Umat (Ukhuwah Islamiyah).
Mendorong Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) berbareng tokoh-tokoh ustadz bumi untuk bertindak sebagai mediator nan netral. Konflik ini kudu diselesaikan dengan semangat persaudaraan Islam, bukan dengan intervensi kepentingan asing nan justru memperkeruh suasana.
Rekonsiliasi Berbasis Inklusivitas Politik
Mendorong golongan Houthi dan Arab Saudi untuk duduk berbareng guna menyepakati peta jalan tata kelola keamanan area dengan saling menghormati kedaulatan. Yaman nan stabil dan berdaulat adalah kunci keamanan bagi Arab Saudi, begitu pula sebaliknya.
Jaminan Keamanan Jalur Logistik Internasional
Ma'ruf mendorong menyepakati area bebas bentrok di Selat Bab al-Mandeb demi kemaslahatan umat manusia. Terganggunya jalur ini memicu inflasi dunia nan mencekik masyarakat mini di beragam bagian bumi Islam.
Di akhir pernyataannya, Kiai Ma’ruf Amin mengingatkan bahwa Indonesia, sebagai negara dengan masyarakat Muslim terbesar di dunia, selalu siap mendukung setiap upaya perdamaian kedua negara.
"Perang tidak pernah melahirkan pemenang sejati, nan ada hanyalah kehancuran bagi generasi masa depan umat. Mari kita sudahi pertikaian ini dan bangun kembali jembatan perbincangan nan bermartabat," pungkas Ma'ruf sebagaimana disampaikan Masduki.
48 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·