Jakarta -
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membenahi sistem pemesanan bangku (booking seat) jasa Royaltrans setelah menuai keluhan pada hari pertama penerapannya. Memasuki hari kedua, sistem tersebut disebut mulai melangkah lebih lancar.
Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani mengatakan sebagai tindak lanjut atas evaluasi, Transjakarta menerapkan sejumlah langkah perbaikan mulai 16 April 2026. Salah satunya adalah pemberlakuan skema hybrid ticketing nan berjalan hingga 24 April 2026.
Dalam skema ini, pengguna di wilayah Cibubur, Bekasi, dan Cinere diberikan dua opsi untuk mengakses jasa Royaltrans. Pertama, melalui aplikasi Transjakarta bagi pengguna nan telah memesan bangku dan mendapat prioritas. Kedua, pemesanan langsung di letak dengan support petugas selama bangku tetap tersedia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Petugas kami di lapangan membantu pengguna untuk melakukan pemesanan melalui aplikasi di lokasi, selama tetap tersedia sisa bangku di dalam bus," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan, Kamis (16/4/3026).
Selain itu, Transjakarta juga menambah jumlah petugas di titik-titik keberangkatan selama dua minggu ke depan. Petugas tersebut disiagakan untuk membantu pengguna mengunduh aplikasi, mengaktifkan metode pembayaran digital, serta memberikan edukasi mengenai langkah pemesanan kursi.
Ayu pun menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nan sempat dialami pengguna saat awal penerapan pada 15 April 2026.
"Pelanggan setia Transjakarta, kami mendengar bunyi Anda. Sehubungan dengan penerapan sistem booking seat Royaltrans di rute-rute baru per 15 April 2026, kami memohon maaf atas ketidaknyamanan nan sempat terjadi di lapangan," tuturnya.
Sistem pemesanan bangku ini merupakan penemuan untuk memberikan kepastian tempat duduk serta pengalaman perjalanan nan lebih nyaman dan terencana bagi pelanggan.
Sebelumnya, pengguna Royaltrans mengeluhkan sistem booking itu di media sosial hingga viral. Menanggapi perihal itu, pihak Transjakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan nan dialami pengguna saat hari pertama pemberlakuan booking seat Royaltrans.
"Implementasi sistem booking seat merupakan penemuan untuk memberikan kepastian tempat duduk serta pengalaman perjalanan nan lebih nyaman, pasti, dan terencana bagi pelanggan," kata Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4).
Ia menjelaskan, Transjakarta telah mengambil sejumlah langkah teknis dan strategis untuk meningkatkan kualitas jasa ke depan.
(bel/idn)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·