Komisi XII DPR menyetujui pagu anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM pada RAPBN 2027 sebesar Rp 1,2 triliun, naik dari pagu sugestif nan sudah ditetapkan sebelumnya.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Todotua Pasaribu mengatakan, sedianya pagu anggaran kementeriannya pada 2027 ditetapkan sebesar Rp 974.840.840.775.000.
Rinciannya ialah untuk program support manajemen sebesar 505,30 miliar dan program penanaman modal dan hilirisasi Rp 469,54 miliar, sudah termasuk tambahan anggaran sebesar Rp 349.700.070.000 di atas pagu sugestif pada tanggal 7 Mei 2026 sebesar Rp 625.140.705.000.
Kendati demikian, sasaran realisasi investasi tahun 2027 terdapat peningkatan 13,8 persen menjadi Rp 2.322 triliun. Sementara itu, kontribusi investasi terhadap pertumbuhan ekonomi mencapai 39 persen.
Dengan demikian, Todotua menyampaikan usulan penambahan anggaran sebesar Rp 229.230.176.000 dengan rincian untuk program support manajemen sebesar Rp 74,64 miliar dan program penanaman modal dan hilirisasi sebesar 154,59 miliar.
"Dengan usulan tersebut, maka total kebutuhan anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal tahun anggaran 2027 nan kami usulkan untuk penambahannya menjadi Rp 1.204.070.951.000," kata Todotua saat Raker Komisi XII DPR, Jakarta, Selasa (1/9).
Todotua menjelaskan, beberapa poin nan bakal menjadi prioritas ialah mendukung pencapaian sasaran realisasi investasi tahun 2027 sebesar Rp 2.322 triliun, mempercepat program hilirisasi, serta memperkuat pemerataan investasi.
Wakil Ketua Komisi XII DPR, Putri Zulkifli Hasan, mengatakan Komisi XII DPR menyampaikan konklusi rapat ialah Komisi XII DPR menyetujui penambahan anggaran tersebut, dari Rp 974 miliar menjadi Rp 1,2 triliun.
"Sehingga total usulan tambahan anggaran tahun anggaran 2027 menjadi totalnya Rp 229.230.176.000 dan total pagu anggaran menjadi Rp 1.204.070.951.000," tutupnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·