Mabes TNI menanggapi kericuhan nan sempat terjadi di Aceh, siang tadi. Kericuhan itu dipicu usai orasi pada Hari Damai Aceh, nan digelar di Banda Aceh, Sabtu (15/8).
Massa nan hadir, sempat mengibarkan Bendera Bulan Sabit, lampau dilarang oleh abdi negara dan terjadilah kerusuhan. Lalu, kerusuhan melebar hingga ke Pendopo Gubernuran Aceh. Di sana, ada lambang garuda dan Bendera Merah Putih nan diturunkan massa.
"Sangat kita sayangkan kejadian ini, TNI mengimbau mari kita hormati simbol negara dan kepada seluruh pihak agar sama-sama menjaga ketertiban serta tidak melakukan tindakan nan dapat memicu bentrok dan mengganggu suasana damai," kata Muhammad Nas, lewat keterangannya.
Saat ini, situasi berangsur kondusif. Beberapa golongan massa telah membubarkan diri dari lokasi. Namun, TNI-Polri tetap berkoordinasi untuk terus mengamankan situasi.
"TNI senantiasa berkoordinasi dengan abdi negara keamanan dan pemerintah wilayah dalam rangka menjaga stabilitas serta kondusivitas wilayah," tutup Muhammad Nas.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·