TNI Geruduk Tambang Emas Ilegal di Pulau Buru, Amankan 16 WNA China

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Aparat Penegak Hukum (APH) dalam perihal ini TNI berbareng dengan Pemerintah Provinsi Maluku melakukan penertiban terhadap aktivitas penambangan emas terlarangan di area Gunung Botak, Pulau Buru. Operasi pengosongan lahan tersebut melibatkan tim terpadu untuk menghentikan kerusakan lingkungan di wilayah tersebut.

Tugas utama tim terpadu tersebut ialah pengosongan lahan dari para penambang ilegal. Selain mengosongkan letak tambang, penyisiran juga dilakukan di area sekitar nan digunakan sebagai tempat tinggal sementara alias basecamp serta letak pengolahan emas.

"Tidak ada tempat di Bumi Maluku bagi penambang liar," ujar Mayjen TNI Dody Triwinarto, Pangdam XV/Pattimura, dalam unggahan akun resmi @kodam_pattimura, dikutip Senin (4/5/2026).

Dalam penyisiran tersebut, tim menemukan 16 penduduk negara asing asal Cina nan sedang melakukan penambangan ilegal. Petugas juga menemukan sebuah gedung gubuk nan dijadikan kafe untuk tempat penjualan minuman keras dan praktik prostitusi di sekitar area tambang.

Ke-16 penduduk negara asing tersebut saat ini telah diamankan dan diserahkan kepada pihak imigrasi untuk diproses sesuai patokan nan berlaku. Temuan tersebut juga menjadi bahan pertimbangan pengawasan terhadap orang asing nan dinilai tetap lemah di wilayah Pulau Buru dan Maluku.

Pembentukan tim terpadu tersebut menjadi upaya APH dan pemerintah wilayah untuk mencegah kerusakan lingkungan dan masalah sosial. Selain itu, penertiban tersebut dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan serta melindungi negara dari aktivitas penambangan ilegal.

(pgr/pgr)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News