Liputan6.com, Jakarta - Sekjen PKB alias Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa Hasanuddin Wahid menilai, rencana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melibatkan TNI dalam aktivitas Persiapan Keberangkatan penerima beasiswa bukan perihal nan dipersoalkan.
Anggota Komisi XI DPR itu menilai, penerima LPDP memang perlu dilatih patriotisme.
"Saya sepakat cinta tanah air, patriotisme, kelak jika dia jadi mahasiswa di luar negeri tetap membawa nilai-nilai patriotisme, cinta NKRI dalam kehidupan mereka sehari-hari di luar negeri," kata Hasanuddin di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (4/5/2026).
"Kalau melibatkan TNI sepanjang itu tidak melanggar patokan dan itu fungsi, menurut saya sih itu aman-aman saja," sambung dia.
Terkait anggaran nan digunakan untuk pembekalan oleh TNI, Hasanuddin menilai perihal itu bukan masalah karena anggaran untuk pembekalan hanya sedikit.
"Enggak bakal banyak mengambil anggaran jika hanya untuk pembekalan, itu kan nggak begitu banyak," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian mengingatkan agar pelibatan TNI kudu sangat hati-hati.
"Secara substansi, rencana pelibatan TNI dalam program Lembaga Pengelola Dana Pendidikan perlu dilihat sangat hati-hati," kata Lalu.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·