Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan realisasi pendapatan pemerintah wilayah mencapai Rp606,8 triliun alias 51,05 persen hingga 31 Juli 2026.
Realisasi tersebut lebih rendah dibandingkan periode nan sama pada 2025 nan mencapai Rp691,8 triliun alias 51,93 persen.
Sementara itu, kata Tito, realisasi shopping wilayah mencapai Rp538,6 triliun alias sekitar 42,5 persen. Angka tersebut secara persentase lebih tinggi dibandingkan periode nan sama tahun lampau sebesar 41,7 persen, meski secara nominal turun dari Rp576,4 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tito mengatakan pemerintah telah menyalurkan tambahan Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp18,9 triliun pada 5 Agustus 2026.
Tambahan anggaran tersebut antara lain ditujukan untuk membantu wilayah dengan kapabilitas fiskal rendah dan membiayai shopping pegawai, khususnya pembayaran PPPK.
"Dan ini sebagian masalahnya saya kira untuk pembayaran shopping pegawai nyaris semuanya bisa diatasi," kata Tito dalam konvensi pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027 di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Jumat (14/8).
Menurutnya, wilayah terdampak musibah juga menjadi prioritas dalam pemberian tambahan TKD. Pemerintah pusat mendorong penguatan fiskal wilayah agar proses pemulihan dapat melangkah lebih cepat.
(asa)
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·