Tiru Luis Enrique, Ini Alasan John Herdman Sempat Menghilang di Laga Indonesia vs Kamboja

Sedang Trending 19 jam yang lalu
Tiru Luis Enrique, Ini Alasan John Herdman Sempat Menghilang di Laga Indonesia vs Kamboja Pelatih timnas Indonesia John Herdman (kiri).(ANTARA/M Fikri Setiawan)

PEMANDANGAN tidak biasa terlihat di bangku persediaan Timnas Indonesia saat melakoni laga lanjutan Grup A Piala AFF 2026 melawan Kamboja. Pelatih kepala Skuad Garuda, John Herdman, sempat "menghilang" dari pinggir lapangan dan memilih memantau jalannya pertandingan dari ruang analisis.

Keputusan ahli strategi asal Inggris tersebut bukan tanpa alasan. Herdman mengungkapkan bahwa dirinya sengaja menjauh dari technical area pada 30 menit awal pertandingan demi menguji kemandirian serta aspek kepemimpinan para pemainnya di atas lapangan.

Meniru Metode Luis Enrique

Langkah berani nan diambil Herdman ini terinspirasi dari metode pembimbing Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique. Pelatih asal Spanyol tersebut diketahui pernah mengendalikan strategi timnya dari tribun melalui perangkat komunikasi pada September 2025 silam.

Bagi Herdman, memberikan ruang bagi pemain untuk mengambil keputusan sendiri adalah bagian dari proses pendewasaan tim. Ia meyakini bahwa Skuad Garuda saat ini mempunyai fondasi kepemimpinan nan kuat sehingga tidak kudu selalu berjuntai pada petunjuk langsung dari pinggir lapangan di setiap menitnya.

"Saya pikir kami mempunyai pemimpin nan fenomenal dalam golongan ini, enam orang nan memimpin tim. Dan mereka tidak memerlukan pembimbing mereka di sana," ungkap Herdman dalam sesi konvensi pers pascapertandingan. "Ini tentang memberikan contoh bahwa ini adalah tim nan penuh dengan pemimpin."

Dominasi Garuda Sejak Babak Pertama

Eksperimen tersebut terbukti tidak menggoyahkan performa tim. Meski tanpa kehadiran bentuk Herdman di bench pada awal laga, Indonesia tampil sangat tajam. Di babak pertama saja, Skuad Garuda sudah sukses menyarangkan tiga gol ke gawang Kamboja melalui tindakan Mitchell Baker dan Sandy Walsh.

Selain untuk memberdayakan pemain, eks pembimbing Timnas Kanada itu menjelaskan bahwa memantau dari ketinggian memberinya perspektif taktis nan lebih luas. Hal ini krusial untuk mengevaluasi hasil latihan selama tiga minggu terakhir dalam situasi tekanan tinggi.

"Bagi saya, krusial untuk memandang permainan secara taktis pada level nan berbeda untuk memandang gimana tiga minggu terakhir melangkah di bawah tekanan, di bawah sorotan lampu besar, di depan penonton, melawan musuh nan sulit," tambah Herdman.

Kemenangan Telak 5-1

Memasuki babak kedua, kekuasaan Indonesia semakin tidak terbendung. Mitchell Baker kembali mencatatkan namanya di papan skor, disusul oleh gol dari Jens Raven nan menggenapi kemenangan telak Indonesia menjadi 5-1 atas Kamboja.

Kemenangan meyakinkan ini menjadi modal berbobot bagi Timnas Indonesia sebelum melanjutkan perjuangan di Grup A. Selanjutnya, Skuad Garuda dijadwalkan bakal melakoni laga tandang nan krusial melawan Timor Leste.

Statistik Pertandingan: Indonesia 5-1 Kamboja

  • Pencetak Gol Indonesia: Mitchell Baker (2), Sandy Walsh, Jens Raven.
  • Konteks: Grup A Piala AFF 2026.
  • Metode Pelatih: Pemantauan dari ruang kajian (30 menit awal).

(Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia