
Ejakulasi 21 Kali Sebulan Turunkan Risiko Kanker Prostat? Ini Jawaban Dokter (Foto: Freepik)
JAKARTA — Frekuensi ejakulasi disebut-sebut mempunyai kaitan dengan akibat kanker prostat. Bahkan, sebuah penelitian menyebut laki-laki nan mengalami ejakulasi setidaknya 21 kali dalam sebulan mempunyai akibat kanker prostat nan lebih rendah. Namun, benarkah temuan tersebut dapat diartikan sebagai langkah mencegah kanker prostat?
Dokter sekaligus edukator kesehatan dr. Adam Prabata kembali membagikan info kesehatan melalui akun media sosial X miliknya. Kali ini, dia mengulas hasil penelitian nan menunjukkan adanya hubungan antara gelombang ejakulasi dan penurunan akibat kanker prostat pada pria.
Menurut dr. Adam, laki-laki nan mengalami ejakulasi minimal 21 kali dalam sebulan mempunyai akibat kanker prostat 31 persen lebih rendah dibandingkan mereka nan lebih jarang mengalami ejakulasi.
“Minimal 21 kali ejakulasi per bulan menurunkan akibat kanker prostat hingga 31% lebih rendah pada laki-laki,” tulis dr. Adam Prabata.
Ia menjelaskan bahwa ejakulasi nan dimaksud tidak hanya terjadi saat berasosiasi seksual, tetapi juga mencakup mimpi basah maupun masturbasi.
“Ejakulasi meliputi saat berasosiasi intim, mimpi basah, dan masturbasi,” lanjutnya.
Hasil Penelitian
dr. Adam mengutip penelitian berjudul Ejaculation Frequency and Risk of Prostate Cancer: Updated Results with an Additional Decade of Follow-up. Salah satu dugaan sistem nan menjelaskan temuan tersebut adalah proses ejakulasi nan membantu mengeluarkan zat-zat tertentu dari kelenjar prostat.
3 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·