Tips MotionTrade: Kenali Risiko Waran Terstruktur Sebelum Berinvestasi

Sedang Trending 3 bulan yang lalu

Taufik Fajar , Jurnalis-Rabu, 06 Mei 2026 |10:00 WIB

 Kenali Risiko Waran Terstruktur Sebelum Berinvestasi

Motiontrade (Foto: Okezone)

JAKARTA MNC Sekuritas merupakan perusahaan pengaruh di bawah naungan MNC Group, nan saat ini kebanyakan sahamnya dimiliki oleh PT MNC Kapital Indonesia Tbk. Bukan hanya menyediakan jasa investasi saham, MNC Sekuritas juga menyediakan beragam produk pasar modal nan dapat dijadikan sebagai pengganti penanammodal untuk berinvestasi.

Waran Terstruktur merupakan salah satu produk investasi nan memberikan kesempatan untung dari pergerakan nilai aset referensi (underlying). Namun, seperti instrumen finansial lainnya, produk ini juga mempunyai sejumlah akibat nan perlu dipahami oleh penanammodal sebelum bertransaksi. Pemahaman terhadap akibat ini krusial agar keputusan investasi dapat dilakukan secara lebih bijak dan terukur.

MotionTrade telah merangkum empat akibat waran terstruktur nan perlu diketahui oleh investor, yaitu:

1. Risiko Pasar

Salah satu akibat utama dalam Waran Terstruktur adalah akibat pasar. Investor biasanya membeli waran terstruktur jenis call jika mempunyai ekspektasi bahwa pasar bakal mengalami kenaikan (bullish), dan membeli waran terstruktur jenis put  jika memperkirakan pasar bakal turun (bearish). Namun, prediksi pergerakan pasar tidak selalu tepat. Jika arah pasar tidak sesuai dengan ekspektasi, maka Waran Terstruktur nan dimiliki dapat menjadi tidak berbobot alias berada dalam kondisi Out of The Money (OTM). Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi investor.

2. Time Decay

Waran Terstruktur mempunyai pemisah waktu hingga jatuh tempo. Seiring berjalannya waktu, nilai waktu (time value) dari produk ini bakal terus menurun. Semakin dekat waktu jatuh tempo, nilai time value bakal semakin mendekati nol. Untuk itu, trading waran terstruktur tidak perlu menunggu sampai jatuh tempo.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com