Tips Memilih Mitra Maklon atau OEM yang Tepat dari Mitrapak Eramandiri

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Industri individual care dan home care di Indonesia terus menunjukkan prospek nan positif seiring meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk perawatan tubuh, rambut, hingga bayi.

Kondisi ini membuka kesempatan bagi banyak pelaku upaya untuk membangun merek alias brand sendiri melalui skema maklon, alias sering juga disebut OEM (Original Equipment Manufacturing).

Namun, memilih mitra manufaktur tidak boleh hanya didasarkan pada nilai alias kapabilitas produksi. Kualitas produk, kepatuhan terhadap standar internasional, keahlian riset, hingga komitmen terhadap keberlanjutan sekarang menjadi aspek nan semakin dipertimbangkan oleh pemilik merek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut lima perihal nan perlu diperhatikan saat memilih perusahaan maklon individual care dan home care alias PKRT (Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga).

1. Pilih mitra nan mempunyai jasa komplit dari pengembangan hingga produksi

Bagi brand nan baru berkembang, bekerja sama dengan perusahaan nan menyediakan jasa menyeluruh bakal mempermudah proses peluncuran produk. Idealnya, perusahaan maklon tidak hanya memproduksi, tetapi juga mempunyai keahlian riset dan pengembangan (Research & Development), formulasi produk, registrasi BPOM, sertifikasi halal, uji stabilitas, pengemasan, hingga pengiriman.

PT Mitrapak Eramandiri merupakan salah satu perusahaan nan menerapkan konsep jasa terpadu tersebut. Berawal sebagai perusahaan contract manufacturing, Mitrapak sekarang menyediakan jasa OEM nan mencakup proses pengembangan produk dari tahap buahpikiran hingga siap dipasarkan. Pendekatan ini memungkinkan pemilik merek individual care dan home care bisa lebih konsentrasi pada strategi pemasaran dan pengembangan bisnis.

2. Pastikan perusahaan mempunyai sertifikasi nan diakui secara internasional

Sertifikasi menjadi parameter krusial bahwa proses produksi dijalankan sesuai standar kualitas, keamanan, dan tata kelola nan baik. Karena itu, pemilik brand perlu memastikan calon perusahaan maklon alias OEM mempunyai sertifikasi nan relevan dengan kebutuhan brand, baik sertifikasi tingkat nasional maupun internasional.

PT Mitrapak Eramandiri telah mempunyai SEDEX-SMETA dan URSA untuk Responsible Sourcing, ISO 22716:2007 untuk Good Manufacturing Practices (GMP) kosmetik, ISO 9001:2015 untuk sistem manajemen mutu, sertifikasi GMP BPOM RI, serta Sistem Jaminan Produk Halal. Kombinasi sertifikasi tersebut menunjukkan komitmen perusahaan pada sistem operasional nan terdokumentasi dan diaudit secara berkala.

"Bagi kami, sertifikasi adalah corak komitmen kami tidak hanya pada brand-brand nan telah percaya kepada kami, tapi juga pada semua end user nan menggunakan produk-produk kami, dan seluruh tenaga kerja nan menjadi bagian dari family besar PT Mitrapak Eramandiri", Direktur Operasional PT Mitrapak Eramandiri Surabaya, Firman dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

3. Perhatikan keahlian penemuan dan pengalaman mengembangkan beragam kategori produk

Persaingan di industri individual care semakin ketat sehingga diferensiasi produk menjadi aspek penting. Oleh lantaran itu, keahlian perusahaan maklon alias OEM dalam melakukan riset, menciptakan formulasi baru, dan mengikuti tren pasar perlu menjadi salah satu pertimbangan.

Mitrapak Eramandiri mempunyai tim R&D nan mengembangkan beragam kategori produk, mulai dari hair care, body care, baby care, face care, hingga home care alias PKRT (Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga). Kemampuan ini memungkinkan perusahaan membantu brand menghadirkan produk nan sesuai kebutuhan pasar sekaligus memenuhi izin nan berlaku.

Pengalaman menangani beragam kategori produk juga menjadi nilai tambah ketika sebuah brand mau memperluas portofolio produknya di masa depan.

Tips Memilih Mitra Maklon alias OEM nan Tepat dari Mitrapak EramandiriPT Mitrapak Eramandiri berilmu memproduksi beragam jenis produk untuk jenis brand multinasional

4. Pilih perusahaan nan mempunyai komitmen terhadap ESG dan keberlanjutan

Komitmen terhadap Environmental, Social, and Governance (ESG) sekarang semakin menjadi perhatian dalam rantai pasok industri manufaktur individual care dan home care. Banyak pemilik merek mulai mempertimbangkan apakah mitra produksinya mempunyai kepedulian lingkungan, program Corporate Social Responsibility (CSR) dan tata kelola perusahaan nan bertanggung jawab.

"Komitmen kami terhadap keberlanjutan tidak berakhir pada penerapan standar Responsible Sourcing. Kepedulian terhadap korban musibah alam maupun lingkungan sekitar pabrik kami wujudkan melalui beragam program CSR nan berkelanjutan, lantaran kami percaya perusahaan perlu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat," ujar Direktur PT Mitrapak Eramandiri, Elizabeth.

Kegiatan CSR tersebut antara lain memberikan support bagi korban gempa Cianjur dan banjir Cikarang, menyalurkan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha, berbagi apresiasi kepada petugas kebersihan di area industri Jababeka, serta mengunjungi panti didikan dan panti jompo pada seremoni Paskah alias Natal.

5. Pastikan perusahaan mempunyai kapabilitas untuk mendukung pertumbuhan upaya jangka panjang

Mitra manufaktur nan baik tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan produksi saat ini, tetapi juga siap mendukung peningkatan kapabilitas ketika upaya berkembang. Oleh lantaran itu, krusial memilih perusahaan nan mempunyai akomodasi produksi memadai serta pengalaman menangani beragam skala produksi.

Mitrapak Eramandiri mempunyai akomodasi produksi di Cikarang dan Surabaya nan didukung laboratorium, akomodasi quality control, area produksi untuk beragam jenis formulasi, hingga instalasi pengolahan limbah. Infrastruktur tersebut memungkinkan perusahaan menjaga konsistensi kualitas sekaligus mengakomodasi kebutuhan produksi dalam beragam skala.

Pada akhirnya, memilih perusahaan maklon alias OEM bukan sekadar mencari pabrik nan bisa memproduksi barang, melainkan memilih mitra upaya nan dapat mendukung pertumbuhan merek dalam jangka panjang. Perusahaan nan mempunyai jasa terpadu, sertifikasi internasional, keahlian inovasi, komitmen terhadap ESG, serta kapabilitas produksi nan memadai bakal memberikan fondasi nan lebih kuat bagi brand untuk bersaing di industri individual care nan terus berkembang.

(akd/ega)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance