ilustrasi.(123RF)
TINGGAL di lingkungan nan rindang dengan banyak pepohonan terbukti berfaedah bagi kesehatan jiwa para lanjut usia (lansia). Sebuah studi jangka panjang di Australia menemukan bahwa keberadaan kanopi pohon di sekitar tempat tinggal efektif membantu melindungi lansia dari akibat depresi.
Temuan nan dipublikasikan dalam Journal of Affective Disorders ini menyoroti pentingnya peran perencanaan kota (urban planning) dalam mendukung penuaan nan sehat serta kesejahteraan mental masyarakat. Demikian rilis resmi dari Center for Healthy Brain Ageing (CHeBA) Universitas New South Wales, Australia, Senin (27/7).
Penelitian nan dipimpin oleh CHeBA bekerja sama dengan Australian Catholic University ini memantau lebih dari 1.000 penduduk lansia Australia berumur 70 hingga 90 tahun selama rentang waktu 12 tahun.
Hasil studi menunjukkan bahwa lansia nan menetap di wilayah dengan tutupan kanopi pohon lebih luas mengalami indikasi depresi nan jauh lebih sedikit seiring bertambahnya usia.
Dalam riset tersebut, tim peneliti mengevaluasi beragam karakter lingkungan sekitar, termasuk luas kanopi pohon, ruang terbuka hijau alias taman, akses ke area perairan (blue space) seperti laut, sungai, dan danau, keterjangkauan akomodasi umum, hingga tingkat polusi udara.
Hasil pertimbangan menyimpulkan bahwa paparan jangka panjang terhadap kanopi pohon secara konsisten berangkaian dengan tingkat depresi nan lebih rendah pada lansia. Isu kesehatan mental ini tergolong krusial mengingat depresi diperkirakan memengaruhi nyaris satu dari lima orang dewasa berumur di atas 60 tahun di seluruh dunia.
Menariknya, studi tersebut menemukan banget sedikit bukti bahwa aspek lingkungan lain seperti keberadaan taman, akses ke perairan, kemudahan jasa publik, ataupun tingkat polusi udara nan rendah, mempunyai akibat konsisten terhadap penurunan indikasi depresi setelah memperhitungkan variabel lingkungan lainnya.
(Ant/Xinhua/P-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·