Timwas Haji DPR Soroti Penyediaan Menu Jamaah

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI bakal melakukan pengawasan langsung terhadap kualitas jasa jamaah haji di Tanah Suci, mulai dari kapabilitas bilik hotel, katering, hingga antisipasi jamaah nonprosedural.

Hal tersebut disampaikan Cucun usai melepas keberangkatan jamaah haji Kloter KJT-24 di Bandara Kertajati, Majalengka, Minggu (10/5).

Ia mengatakan dari pantauan dan pertimbangan awal nan dilakukan Tim Pengawas Haji DPR, ada sejumlah catatan nan perlu dievaluasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satunya mengenai pemondokan.

"Bagaimana misalkan penempatan di kamar-kamar hotel nan kita sepakati empat orang, kenapa bisa terjadi misalkan ini lebih dari empat orang? Nah, ini kita bakal memandang nanti," tegas Cucun.

Menurutnya, penempatan jamaah melampaui kapabilitas hanya dapat ditoleransi andaikan kondisi bilik memang luas dan layak. Namun, dia mengingatkan agar jamaah tidak dipaksakan tinggal di bilik sempit dengan jumlah penunggu berlebih.

"Kalau emang kamarnya luas, kamarnya luas dan layak, ya jika misalkan jumlahnya hanya satu-dua bilik kan tidak masalah. Tetapi jika misalkan ini dipaksakan kamarnya sempit kemudian juga ditumpuk orang lebih dari empat kan gak bagus," lanjutnya.

Selain akomodasi, Timwas DPR RI juga menyoroti jasa katering jamaah nan tetap menuai keluhan. Cucun menyebut laporan nan diterima lebih banyak mengenai kejenuhan menu makanan selama berada di Tanah Suci.

"Ada laporan-laporan bahwa kejenuhan menu mungkin ya, bukan kualitas belum kita lihat. Kejenuhan menu, hanya mungkin menunya kudu ada sedikit variatif," katanya.

Evaluasi tersebut, lanjutnya, bakal dibahas berbareng seluruh pemangku kepentingan penyelenggara ibadah haji, baik Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) di Arab Saudi maupun di Tanah Air.

Tak hanya jasa jamaah, Cucun juga menyoroti penanganan jamaah nonprosedural nan menurutnya sekarang jauh lebih ketat melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

"Sekarang ini, kemarin kita ketemu dengan Pak Menteri Imipas, tidak ada lagi sekarang bisa lolos orang nan tidak punya visa haji mau ke Saudi bisa berangkat. Semua pasti bakal terseleksi, ter-screening," tegasnya.

(agt)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional