Jakarta, CNN Indonesia --
Tim Pengawas Haji DPR menerima berita ada akomodasi hotel nan disediakan bagi Jemaah haji nan tidak layak.
Kabar disampaikan oleh personil Timwas Haji DPR 2026 Selly Andriany Gantina sesaat sebelum tinggal landas berangkat ke Tanah Suci.
Ketidaklayakan jasa hotel itu kata dia, bakal jadi salah satu catatan krusial nan disoroti oleh Timwas Haji DPR 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada beberapa hotel nan kabarnya sangat tidak layak untuk dilanjutkan di beberapa tahun nan bakal datang. Mungkin hal-hal itu nan menjadi perhatian kita," katanya, Sabtu (16/5).
Selain kepantasan hotel, pihaknya juga menyoroti overkapasitas bilik hotel nan disediakan bagi Jemaah.
Menurutnya, dalam perjanjian nan dilakukan oleh Kementerian Haji dengan vendor, harusnya satu bilik harusnya hanya berkapasitas empat tempat tidur.

Tapi berasas temuan dan info awal nan didapat oleh Timwas Haji DPR 2026, kapabilitas tempat tidur nan disediakan dalam satu bilik rupanya mencapai 6 buah.
"Informasi nan masuk kepada kami di DPR, ada beberapa jemaah nan memang mengalami overkapasitas, terutama di beberapa sektor seperti halnya di sektor 4 maupun di sektor 9," katanya.
Katering membosankan
Selain jasa hotel, Timwas Haji DPR juga menyoroti penyediaan makanan alias jasa katering bagi Jemaah haji.
Informasi nan didapat Timwas Haji DPR, jasa katering meskipun sudah menyajikan selera nusantara, tetap cukup membosankan bagi Jemaah haji.
"Ini juga menjadi bahan pertimbangan kami," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(agt)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·