Timwas Haji DPR Minta Pemerintah Sediakan Dokter Spesialis Jiwa

Sedang Trending 2 minggu yang lalu

Mekah, CNN Indonesia --

Anggota Timwas, Netty Prasetiyani Aher, meminta Pemerintah menambah tenaga master ahli psikologis dan psikolog dalam penyelenggaraan haji.

Permintaan dia sampaikan seiring meningkatnya kasus gangguan kognitif dan demensia pada jemaah lanjut usia menjadi perhatian Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026. 

Menurut Netty, aspek kesehatan mental jemaah selama ini belum mendapat perhatian proporsional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal tekanan fisik, cuaca ekstrem, kepadatan manusia, dan perbedaan lingkungan dapat memicu gangguan psikologis khususnya pada jemaah lansia.

"Kasus demensia nan banyak menimpa jemaah kudu mendapat perhatian dari Pemerintah dengan memastikan master ahli psikologis dan psikolog dapat dipenuhi secara proporsional," ujar Netty di Makkah, Senin (25/5).

Ia menjelaskan, kebanyakan jemaah Indonesia merupakan golongan usia lanjut dengan beragam penyakit penyerta. Kondisi tersebut membikin akibat gangguan mental dan disorientasi semakin tinggi, khususnya saat memasuki fase puncak ibadah haji.

Timwas DPR juga menerima beragam masukan dari tenaga medis di lapangan mengenai kebutuhan master ahli lain, seperti ortopedi, master gigi, hingga ahli mata untuk mempercepat penanganan jemaah tanpa kudu dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi.

"Kami mendapat masukan dari tenaga kesehatan dan tenaga medis agar kewenangan master ahli ortopedi dapat diperluas agar kasus-kasus nan dapat ditangani di klinik tidak perlu dirujuk ke rumah sakit Arab Saudi," jelas Netty.

Menurutnya, penguatan jasa kesehatan jiwa dan spesialisasi medis krusial untuk mengurangi akibat keterlambatan penanganan pasien di tengah tingginya aktivitas ibadah dan kepadatan jemaah bumi di Tanah Suci.

Netty menilai pelayanan kesehatan haji ke depan tidak lagi cukup hanya berfokus pada penanganan fisik, tetapi juga kudu mengantisipasi persoalan psikologis dan mental jemaah, terutama bagi golongan rentan dan lansia.

(agt)

Add as a preferred
source on Google
Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional