Timwas Haji DPR Minta Kemenhaj Antisipasi Potensi Kerawanan di Armuzna

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Mekah, CNN Indonesia --

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 mengingatkan Kementerian Haji untuk mengantisipasi potensi kerawanan dan kesemrawutan pada fase puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Mereka meminta seluruh petugas haji wilayah dan Kementerian Haji memperkuat koordinasi sejak awal pergerakan jemaah.

Menurut personil Timwas Haji DPR Singgih Januratmoko, fase Armuzna merupakan titik paling berat dalam penyelenggaraan ibadah haji. Pasalnya, jutaan jemaah dari beragam negara berkumpul di letak dan waktu nan sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Padahal di tempat tersebut suhu bisa mencapai lebih dari 40 derajat celcius.

"Situasi di Armuzna tidak mudah. Mungkin bakal dinampakkan keegoisan personil tim kita, mungkin bakal ada perdebatan dan rebutan kewenangan tempat di maktab," kata Singgih.

Nah, untuk mengantisipasi potensi kerawanan tersebut, dia menilai Ketua Kloter mempunyai peran vital.

Mereka kudu mengatur ritme pergerakan jemaah. Di sisi lain, mereka juga kudu memastikan pelayanan melangkah optimal di lapangan. Karena itu, dia meminta para ketua kloter bersikap proaktif dan komunikatif kepada PPIH maupun syarikah penyedia layanan.

"Ketua Kloter adalah ujung tombak dalam mengorkestrasi kenyamanan jemaah selama di Armuzna," ujar Politisi Fraksi Partai Golkar ini.

Singgih juga menekankan pentingnya perincian teknis nan kudu dipastikan sebelum pergerakan jemaah dilakukan. Mulai dari jumlah bus, kapabilitas maksimal kendaraan, akses ramah lansia, hingga kepastian maktab penempatan jemaah di Arafah.

"Jam berapa jemaah bakal diantar ke Arafah, berapa jumlah bus nan bakal mengantar, apakah bus nan digunakan ramah lansia, semua kudu dikoordinasikan," tegasnya.

Selain itu, dia meminta petugas mempersiapkan pola pendampingan saat fase mabit di Muzdalifah dan lontar jumrah di Mina, termasuk pemetaan jemaah Nafar Awal dan Nafar Tsani untuk mencegah kepadatan berlebih.

Di akhir arahannya, Singgih membujuk seluruh petugas menjaga kesehatan dan memperkuat kekompakan tim demi memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji Indonesia.

"Jaga sehat, jaga semangat, bertugaslah dengan sepenuh hati, kembali ke tanah air dengan sehat dan selamat," tuturnya

(agt)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional