Timwas DPR Awasi Ketat Dana Haji Agar Layanan Jemaah Maksimal

Sedang Trending 48 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI 2026 berkomitmen mengawal penggunaan biaya haji semaksimal mungkin.

Komitmen mereka sampaikan agar seluruh pelayanan nan diterima jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji bisa sesuai dengan biaya nan mereka bayarkan.

Selain itu, komitmen juga mereka sampaikan agar tidak ada kesenjangan  pelayanan antara nan dijanjikan dengan kondisi nyata di lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

 Hari ini kami dari Tim Pengawas Haji DPR RI bakal berangkat menuju Arab Saudi untuk melakukan kegunaan pengawasan terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun ini," kata Anggota Timwas Haji DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz   di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Minggu (17/5).

Ia menegaskan, pengawasan menjadi krusial lantaran jemaah bayar biaya haji dengan angan memperoleh pelayanan layak selama menjalankan ibadah.

Nah, untuk mewujudkan itu,  Timwas Haji DPR bakal memeriksa langsung kualitas hotel, transportasi, katering, hingga jasa kesehatan nan disediakan bagi jemaah haji.

Dari pemeriksaan nan dilakukan personil Timwas Haji DPR 2026 Selly Andriany Gantina sesaat sebelum tinggal landas berangkat ke Tanah Suci pada Sabtu (16/5) kemarin menyebut telah menerima laporan ada akomodasi hotel nan disediakan bagi Jemaah haji nan tidak layak.

Ketidaklayakan jasa hotel itu kata dia, bakal jadi salah satu catatan krusial nan disoroti oleh Timwas Haji DPR 2026.

"Ada beberapa hotel nan kabarnya sangat tidak layak untuk dilanjutkan di beberapa tahun nan bakal datang. Mungkin hal-hal itu nan menjadi perhatian kita," katanya, Sabtu (16/5).

Selain kepantasan hotel, pihaknya juga menyoroti overkapasitas bilik hotel nan disediakan bagi Jemaah.

Menurutnya, dalam perjanjian nan dilakukan oleh Kementerian Haji dengan vendor, harusnya satu bilik harusnya hanya berkapasitas empat tempat tidur.

Tapi berasas temuan dan info awal nan didapat oleh Timwas Haji DPR 2026, kapabilitas tempat tidur nan disediakan dalam satu bilik rupanya mencapai 6 buah.

"Informasi nan masuk kepada kami di DPR, ada beberapa jemaah nan memang mengalami overkapasitas, terutama di beberapa sektor seperti halnya di sektor 4 maupun di sektor 9," katanya.

Selain jasa hotel, Timwas Haji DPR juga menyoroti penyediaan makanan alias jasa katering bagi Jemaah haji.

Informasi nan didapat Timwas Haji DPR, jasa katering meskipun sudah menyajikan selera nusantara, tetap cukup membosankan bagi Jemaah haji.

"Ini juga menjadi bahan pertimbangan kami," katanya

(agt)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional