Ilustrasi(AFP)
TIM nasional sepak bola Iran bakal bertolak ke Turki pada Senin (18/5) untuk menjalani pemusatan latihan menjelang Piala Dunia 2026.
Pelatih Amir Ghalenoei mengatakan skuad Iran bakal menggelar latihan, menjalani laga uji coba, sekaligus menyelesaikan proses pengajuan visa sebelum bertolak ke Amerika Serikat.
Iran kembali memilih Antalya sebagai letak persiapan setelah sebelumnya juga berlatih dan menjalani laga persahabatan di kota tersebut pada Maret lalu.
Sebanyak 30 pemain dibawa dalam pemusatan latihan kali ini. Namun, jumlah itu nantinya bakal dipangkas menjadi 26 pemain sesuai izin Piala Dunia.
Salah satu nama senior dalam skuad tersebut adalah mantan striker FC Porto, Mehdi Taremi, nan sekarang bermain untuk Olympiacos.
"Memilih 30 pemain untuk pemusatan latihan terakhir menjelang Piala Dunia menjadi keputusan teknis tersulit sepanjang pekerjaan kepelatihan saya," kata Ghalenoei dikutip dari AFP.
"Saya memilih pemain murni berasas kriteria teknis," lanjutnya.
Iran berambisi dapat menjalani dua laga uji coba di Antalya. Salah satu pertandingan telah dipastikan melawan Gambia pada 29 Mei.
Sam Mehdizadeh, penduduk Iran-Kanada nan memimpin perusahaan penyelenggara laga uji coba tim nasional Iran, mengonfirmasi pertandingan tersebut.
Selain persiapan teknis, Iran juga memanfaatkan keberadaan di Turki untuk menyelesaikan proses visa menuju Amerika Serikat. Iran dan AS telah memutus hubungan diplomatik sejak 1980.
"Belum ada visa nan diterbitkan," ujar ketua federasi sepak bola Iran, Mehdi Taj.
Taj mengatakan para pemain dijadwalkan menjalani proses pengambilan sidik jari di Turki sebagai bagian dari pengurusan visa.
Namun, mereka berambisi tidak perlu menempuh perjalanan lebih dari 450 kilometer dari Antalya menuju Ankara.
Taj juga dijadwalkan berjumpa Presiden FIFA Gianni Infantino untuk mencari kepastian mengenai kondisi skuad Iran di tengah meningkatnya ketegangan akibat perang nan tetap berlangsung.
Delegasi Iran turut berjumpa Presiden Federasi Sepak Bola Turki Ibrahim Ethem Haciosmanoglu dan Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom di Istanbul pada Sabtu (17/5).
"Dalam pertemuan ini dilakukan pertimbangan mengenai pemusatan latihan dan persiapan nan direncanakan tim nasional Iran di Turki menjelang Piala Dunia," tulis Federasi Sepak Bola Turki di media sosial.
Setelah tiba di Amerika Serikat, Iran bakal menjadikan Tucson, Arizona, sebagai markas utama selama turnamen berlangsung.
Iran dijadwalkan membuka kiprah di Piala Dunia melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni. Setelah itu, mereka bakal menghadapi Belgia di kota nan sama sebelum menantang Mesir di Seattle dalam laga Grup G. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·