Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Timur menekan timbulan sampah harian hingga sekitar 865 ton per hari. Capaian tersebut merupakan hasil upaya memperkuat pengelolaan sampah dari sumbernya.
"Penanganan sampah di Jakarta Timur menunjukkan tren positif dengan mencatatkan penurunan timbulan sampah hingga 865,57 ton per hari," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Senin.
Munjirin menyebut rata-rata timbulan sampah harian di Jakarta Timur pada periode Mei hingga Juli 2025 berada pada kisaran 1.900 hingga 2.400 ton per hari.
Sementara pada periode nan sama 2026, nomor tersebut sukses ditekan menjadi rata-rata 1.371,43 ton per hari.
Dengan demikian, terdapat penurunan timbulan sampah hingga sekitar 865,57 ton per hari jika dibandingkan dengan nomor tertinggi pada periode Mei-Juli 2025 nan mencapai 2.400 ton per hari.
"Saya apresiasi kepada seluruh jejeran kecamatan dan kelurahan nan sudah berjuang berbareng melakukan pengurangan sampah di wilayah Jakarta Timur," ujar Munjirin.
Menurut Munjirin, upaya pengurangan sampah nan dilakukan secara bersama-sama mulai memberikan hasil positif.
Dia memastikan pihaknya bakal mempertahankan dan meningkatkan upaya pemilahan sampah dari sumbernya, terutama dari rumah tangga. Dengan demikian, penanganan sampah tidak hanya mengandalkan proses pengangkutan dan pembuangan akhir.
Berdasarkan info Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur, sebanyak 702.150 penduduk alias setara dengan 175.537 kepala family (KK) saat ini telah aktif melakukan pemilahan sampah dari rumah.
Jumlah tersebut menjadi modal krusial dalam memperkuat sistem pengurangan sampah di Jakarta Timur. Namun, Munjirin meminta jejeran kecamatan dan kelurahan tidak berakhir pada capaian tersebut.
Munjirin meminta sosialisasi pemilahan sampah terus diintensifkan sehingga kebiasaan tersebut dapat diterapkan secara lebih luas oleh masyarakat.
"Saya harapkan sosialisasi terus dilakukan sehingga seluruh penduduk Jakarta Timur dapat melakukan pemilahan sampah dari rumah masing-masing," ucap Munjirin.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·