Melalui Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia (TSKM), Tempo Scan Group menjalankan tiga program utama meliputi kesetaraan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, pemberdayaan UMKM melalui platform digital, serta support obat kanker bagi masyarakat kurang mampu(Dok. Tempo Scan Group)
UPAYA memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, meningkatkan daya saing upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta memperkuat akses jasa kesehatan memerlukan keterlibatan beragam pihak, termasuk sektor swasta. Dukungan bumi upaya dinilai dapat membantu membuka kesempatan ekonomi nan lebih inklusif sekaligus menjangkau golongan masyarakat nan menghadapi keterbatasan akses terhadap jasa kesehatan.
Komitmen tersebut diwujudkan Tempo Scan Group melalui pembentukan Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia (TSKM), nan menjalankan tiga program utama meliputi kesetaraan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, pemberdayaan UMKM melalui platform digital, serta support obat kanker bagi masyarakat kurang mampu.
Presiden Direktur PT Tempo Scan Pacific Tbk sekaligus Wakil Ketua Yayasan TSKM, I Made Dharma Wijaya, mengatakan ketiga program tersebut dirancang untuk memberikan faedah sosial nan berkelanjutan, terutama bagi golongan masyarakat nan memerlukan support lebih besar.
“Tiga program sosial nan kami luncurkan hari ini berfokus pada pembukaan kesempatan kerja nan setara, dorongan kemandirian ekonomi masyarakat, serta kepedulian medis bagi mereka nan sangat membutuhkan,” ujar Made di Jakarta, Kamis (15/10).
Salah satu program nan menjadi perhatian adalah support obat terapi kanker senilai Rp5 miliar bagi pasien dari golongan masyarakat ekonomi lemah. Bantuan tersebut merupakan tahap awal Program Harapan Penyembuhan bagi Pasien Kanker nan dijalankan yayasan.
Program ini diinisiasi melalui bantuan pribadi Executive Chairman sekaligus Co-Founder Tempo Scan Group, Handojo S Muljadi. Bantuan berupa obat onkologi bakal disalurkan melalui kerja sama dengan rumah sakit dan lembaga pendamping pasien.
Obat nan disalurkan berasal dari PT Tempo CTTQ Biopharmaceutical Indonesia (TCBI), perusahaan patungan antara Tempo Scan Group dan Chia Tai Tianqing Pharmaceutical Group Co., Ltd (CTTQ), anak perusahaan Sino Biopharmaceutical Limited.
Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari pengembangan upaya farmasi unik (specialty pharmaceutical) Tempo Scan, nan diarahkan untuk memperluas kesiapan obat-obatan modern dan inovatif bagi pasien di Indonesia.
Selain support kesehatan, yayasan menjalankan program kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas melalui training keahlian dan pengenalan lingkungan kerja profesional.
Program tersebut mencakup empat tahapan, ialah pengenalan budaya kerja perusahaan, pengembangan keterampilan, praktik kerja mandiri, serta pertimbangan untuk membuka kesempatan pekerjaan profesional.
Selama mengikuti program, peserta bakal mendapatkan pendampingan dari mentor nan berasal dari tenaga kerja Tempo Scan Group. Para mentor sebelumnya dibekali training untuk mendukung terciptanya lingkungan kerja nan kondusif dan inklusif.
Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu peserta meningkatkan keterampilan, membangun kepercayaan diri, serta mempersiapkan diri memasuki bumi kerja.
Di bagian pemberdayaan ekonomi, TSKM menghadirkan program digitalisasi UMKM dengan memanfaatkan platform perdagangan elektronik Tempomart.com.
Melalui program ini, pelaku UMKM diberikan kesempatan untuk memperkenalkan produk dan menjangkau konsumen nan lebih luas dengan biaya nan relatif terjangkau.
Pemanfaatan platform digital tersebut diharapkan dapat membantu pelaku upaya memperluas pasar sekaligus meningkatkan keahlian bersaing, terutama bagi UMKM nan mempunyai keterbatasan akses terhadap saluran pemasaran.
Made menjelaskan, ketiga program tersebut merupakan penerapan nilai-nilai perusahaan nan mencakup kejujuran, kesetaraan, kerja keras, tanggung jawab, dan kebermanfaatan.
“Melalui TSKM, kami mewujudkan nilai-nilai inti Tempo Scan Group menjadi tindakan nyata nan memberi faedah luas,” katanya.
Pembentukan Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia juga mempunyai makna unik bagi perusahaan lantaran bertepatan dengan peringatan satu tahun berpulangnya Kartini Muljadi, salah satu pendiri Tempo Scan Group.
Kartini Muljadi, nan wafat pada 2025, dikenal sebagai tokoh norma dan bumi upaya Indonesia. Ia pernah menerima penghargaan Capital Market Lifetime Achievement Award pada 2004 serta menjabat Ketua Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia periode 2004–2007.
Pendirian yayasan tersebut digagas Handojo S Muljadi sebagai upaya melanjutkan nilai-nilai kepedulian sosial dan keteladanan Kartini Muljadi melalui program nan memberikan faedah langsung kepada masyarakat.
“Bagi family besar Tempo Scan Group, warisan terbesar almarhumah Ibu Kartini Muljadi bukan hanya tentang pencapaian upaya sepanjang kehidupan beliau, melainkan nilai-nilai kebaikan nan diwariskan,” ujar Made.
Melalui ketiga program tersebut, Tempo Scan berambisi kontribusi sosial perusahaan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat, baik melalui peningkatan kesempatan kerja, penguatan kemandirian ekonomi, maupun ekspansi akses terhadap pengobatan bagi pasien nan membutuhkan. (E-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·