Awaludin
, Jurnalis-Jum'at, 06 November 2026 |10:04 WIB

Tiga Negara Bentuk Aliansi Pertahanan (foto: tangkapan layar)
JAKARTA - Parlemen Turki resmi meratifikasi Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah nan melibatkan Turki, Arab Saudi, dan Pakistan. Kesepakatan tersebut membuka jalan bagi kerja sama militer ketiga negara, termasuk kemungkinan Ankara memberikan support militer kepada Riyadh di tengah serangan milisi Houthi Yaman.
Dilansir dari trtworld, perjanjian itu disetujui dalam pemungutan bunyi di parlemen Turki pada Jumat (6/11/2026) pagi. Sebanyak 279 personil parlemen menyatakan dukungan, sementara 119 lainnya menolak dari total 600 bangku parlemen.
Salah satu poin utama dalam kesepakatan tersebut adalah prinsip pertahanan kolektif. Artinya, serangan terhadap salah satu negara personil bakal dianggap sebagai serangan terhadap seluruh pihak nan terlibat dalam perjanjian.
Ketua Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Turki, Fuat Oktay, menegaskan bahwa aliansi tersebut dibentuk untuk kepentingan pertahanan dan bukan untuk menyerang negara lain.
Oktay juga memastikan Turki tidak bakal terseret ke dalam bentrok di luar kehendaknya sendiri. Menurut dia, pengerahan pasukan militer hanya dapat dilakukan setelah memperoleh persetujuan parlemen.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·