Jakarta, CNBC Indonesia - The Local Market jenis Pasar Wiwitan bakal datang di SCBD, Jakarta, pada 1-2 Agustus 2026. Edisi ini merupakan kerjasama strategis antara The Local Market dan Creative Event Entertainment, dengan support Artha Graha Group, Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF), serta SCBD, untuk menghadirkan ruang jumpa baru bagi masyarakat Jakarta dalam merayakan karya lokal, budaya, kuliner, musik, dan organisasi imajinatif Indonesia.
Berlokasi di salah satu area paling bergerak di ibu kota, The Local Market jenis Pasar Wiwitan tidak hanya datang sebagai tempat berbelanja. Acara ini dirancang sebagai pengalaman akhir pekan nan lebih hangat dan hidup, tempat di mana visitor dapat berjumpa dan berinteraksi langsung dengan para artisan dan pelaku upaya lokal.
"The Local Market mau menjadi ruang di mana orang datang bukan hanya untuk berbelanja, tetapi juga untuk merasakan. Ada karya lokal, ada makanan, ada musik, ada budaya, ada percakapan dengan para pembuatnya. Kami mau visitor pulang dengan sesuatu nan lebih dari sekadar barang. Mereka pulang dengan pengalaman," ujar Founder KuKa sekaligus penggagas The Local Market, Titonius Karto dalam keterangan resmi, Minggu (2/8/2026).
Mulai dari jenis ini, The Local Market bakal datang secara rutin setiap akhir pekan pertama setiap bulan di SCBD. Dengan nyaris 200 tenant dari beragam kategori, aktivitas ini diharapkan menjadi salah satu agenda bulanan baru bagi masyarakat Jakarta. Selain menjadi destinasi untuk menemukan produk lokal, visitor juga dapat menikmati kuliner, musik, aktivitas budaya, hingga membawa pulang pengalaman dan cerita dari setiap pelaku upaya nan ditemui.
Pasar Wiwitan dipilih sebagai tema lantaran kata "wiwitan" sendiri mempunyai makna "permulaan". Bagi The Local Market, makna ini menjadi simbol awal dari sebuah kebiasaan baru di Jakarta nan diharapkan tumbuh menjadi tradisi nan selalu dinantikan setiap awal bulan.
Edisi Pasar Wiwitan datang dengan format baru nan terbagi ke dalam beragam area tematik. Setiap area mempunyai kategori dan karakter nan berbeda sehingga memudahkan visitor menjelajahi pasar dengan pengalaman nan lebih nyaman dan menarik.
Di The Local Market, setiap perspektif menawarkan pengalaman nan berbeda, mulai dari panggung musik dan pagelaran seni, workshop interaktif, area kuliner, hingga deretan jenama lokal dengan beragam produk pilihan. Hal ini sejalan dengan langkah masyarakat menikmati ruang publik saat ini, nan tidak lagi sekadar mencari sesuatu untuk dibeli, tetapi juga suasana, cerita, dan pengalaman.
Dukungan dari SCBD, Artha Graha Group, Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF), serta kerjasama dengan Creative Event Entertainment menjadi bagian krusial dalam menghadirkan The Local Market sebagai ruang nan lebih besar bagi ekosistem imajinatif lokal sekaligus memperluas akses pasar bagi UMKM Indonesia.
Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menilai The Local Market merupakan corak kerjasama nan bisa membuka ruang lebih luas bagi pelaku ekonomi imajinatif lokal untuk berkembang sekaligus memperkenalkan potensi nan selama ini belum banyak dikenal masyarakat.
"Jadi ini adalah aktivitas ekonomi kreatif. Kami hanya mendukung apa nan dilakukan Bu Irene. Orang Indonesia itu suka makan, suka belanja, dan suka jalan-jalan. Melalui aktivitas ini dilakukan kurasi, sehingga kita bisa memandang potensi local market nan selama ini belum banyak terekspos dan belum mempunyai platform. Dari Kementerian PPPA, kami siap mendukung agar ekonomi imajinatif bisa terus berjalan. Ini adalah corak kolaborasi. Ini di SCBD. Siapa bilang area ini hanya identik dengan tempat bergengsi? Justru tempat ini bisa kita upgrade menjadi ruang nan menghadirkan banyak permainan menarik, karya-karya lokal, aktivitas bermain berbareng anak-anak nan kreatif, hingga fotografi nan semuanya berada dalam ekosistem ekonomi kreatif," ujar Veronica.
Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, mengatakan The Local Market diharapkan menjadi destinasi akhir pekan baru nan bisa mempertemukan masyarakat dengan produk-produk lokal serta memperkuat ekosistem ekonomi imajinatif nasional melalui aktivitas nan berjalan secara berkelanjutan.
"Pasar ini dimulai pukul 07.00 pagi. Di Jakarta, apakah ada pasar nan bisa mengumpulkan orang-orang untuk menikmati produk-produk lokal sekaligus berinteraksi? Tentu banyak perempuan, banyak ibu nan datang. Inilah karya para ibu di Indonesia. Dari pagi-pagi mereka sudah mencari sayur terbaik dan menghadirkan beragam produk berkualitas. Setiap bulan bakal ada Local Market, termasuk Creative Market. Di Indonesia banyak pelaku ekonomi imajinatif nan kudu terus dipromosikan. Kegiatan ini bakal rutin diselenggarakan, ialah setiap minggu pertama setiap bulan, mulai hari Sabtu pukul 07.00 hingga Minggu pukul 21.00. It's a weekend activity. Siapa bilang di Jakarta tidak ada tempat nan bagus untuk dikunjungi saat akhir pekan? Melalui Local Market ini, kita juga memandang gimana SCBD menjadi simbol kerjasama nan menghadirkan ruang bagi produk-produk imajinatif lokal," ujar Irene.
Sebagai bagian dari ekosistem ekonomi kreatif, The Local Market percaya bahwa produk lokal Indonesia mempunyai kekuatan nan jauh lebih besar ketika masyarakat dapat melihat, menyentuh, mencoba, dan mengenal langsung orang-orang di kembali setiap karya.
"Kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen kami dalam menghadirkan aktivasi ruang nan berarti dan memberikan nilai bagi komunitas, pelaku upaya lokal, dan masyarakat. Kami berambisi Pasar Wiwitan menjadi awal dari tradisi baru nan memperkaya wajah Jakarta, khususnya SCBD, nan menjadikan area SCBD bukan sekadar pusat bisnis, tetapi juga destinasi nan memperkuat ekosistem kreatif, mendorong kolaborasi, dan menciptakan pengalaman nan bermakna," ujar Direktur Utama PT Creative Event Entertainment, Roland Hutapea.
Dalam jenis Pasar Wiwitan, visitor juga dapat menikmati nuansa Yogyakarta di tengah kota melalui penampilan kesenian dari Sanggar Widya Pramana nan didatangkan langsung dari Yogyakarta. Kehadiran seni pagelaran ini menjadi bagian dari upaya The Local Market untuk menghadirkan budaya lebih dekat kepada masyarakat dalam suasana akhir pekan nan terbuka, hangat, dan inklusif.
The Local Market jenis Pasar Wiwitan terbuka untuk umum dan cocok bagi seluruh kalangan, mulai dari keluarga, komunitas, pencinta produk lokal, pencinta kuliner, hingga masyarakat Jakarta nan mau menikmati akhir pekan dengan pengalaman nan berbeda.
Setiap bulan, The Local Market bakal datang dengan cerita, tenant, kegiatan, dan pengalaman baru nan terus berkembang. Harapannya, masyarakat Jakarta mempunyai satu destinasi nan selalu dapat dikunjungi setiap awal bulan untuk merayakan kreativitas, budaya, dan karya anak bangsa.
(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·