
Kemarin kita sudah membahas bahwa Bukan Cuma Microsoft, Google Berhasil Temukan Ribuan Bug Chrome Berkat AI, dimana rupanya kabarnya tidak sampai disana guys, lantaran sekarang Google mengambil langkah lanjutan nan cukup besar.
Jadi, Google mengonfirmasi bahwa mereka saat ini tengah menguji agenda pembaruan keamanan Chrome sebanyak dua kali dalam seminggu. Yap jauh lebih sigap dibandingkan dengan sebelumnya.
AI Menemukan Bug Terlalu Cepat
Seperti nan sudah kita telaah kemarin, AI internal Google sukses menemukan 1.072 celah keamanan pada Chrome 149 dan Chrome 150.
Jumlah tersebut apalagi lebih banyak dibandingkan dengan total bug nan diperbaiki selama 23 jenis Chrome sebelumnya.
Baca Juga : Ketika Semua Pakai AI, Apa nan Masih Terlihat Istimewa?
Nah lantaran AI sekarang bisa menemukan kerentanan dengan lebih cepat, Google menilai proses pengedaran patch keamanan juga kudu ikut dipercepat, jika tidak, celah keamanan nan sudah diketahui bisa saja dimanfaatkan lebih dulu oleh pihak nan tidak bertanggung jawab.
Secara umum, dengan perubahan nan juga sudah diterapkan ialah pembaruan fitur setiap dua minggu sekali, ditambah dengan pembaruan keamanan dua kali dalam seminggu jika diperlukan, ini tentu sebuah langkah besar dari Chrome nan menunjukkan bahwa model pengedaran pembaruan browser mulai berubah mengikuti perkembangan AI.
Sebelumnya, pembaruan keamanan biasanya datang ketika jumlah bug sudah cukup banyak alias mengikuti agenda rilis tertentu. Namun sekarang situasinya berbeda, AI bisa menemukan ratusan apalagi ribuan potensi celah keamanan hanya dalam waktu singkat, sehingga Google tidak bisa lagi menunggu terlalu lama untuk merilis perbaikannya.
Nah menurut saya sih ini adalah perihal nan cukup bagus dan masuk akal, lantaran jika AI sekarang bisa menemukan bug lebih cepat, maka proses menutup celah juga kudu ikut dipercepat, lantaran jika tidak, justru justru pihak nan mempunyai niat jelek bisa memanfaatkan info tersebut lebih dulu sebelum patch tersedia untuk pengguna.
Bagaimana menurutmu? komen dibawah guys. Oh iya, perubahan ini bakal mulai bertindak 8 September 2026 dengan Chrome 158.
Via : Google
Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.
Written by
Gylang Satria
Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]
Post navigation
Previous Post
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·