Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Associated Mission Aviation (AMA) Bob Kayadu mengatakan pengiriman jenazah pilot Nicholas F Goselin nan menjadi korban penembakan kelompok pidana bersenjata (KKB) di Balinggama, Yahukimo, difasilitasi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta.
"Kami sudah menerbangkan jenazah pilot Nicholas ke Jakarta menggunakan maskapai GIA dan selanjutnya diurus Kedubes AS," kata Bob Kayadu di Sentani, Papua, Sabtu (4/7/2026).
Bob mengatakan Nicholas Goselin nan telah berasosiasi dengan AMA selama tiga tahun merupakan satu dari 16 pilot nan dimiliki PT AMA.
Saat ini, AMA mempunyai delapan unit pesawat jenis Pilatus Porter dan Caravan, namun satu unit di antaranya sudah tidak bisa dioperasionalkan setelah dibakar KKB sesaat usai mendarat di Lapangan Terbang Perintis Balinggama, Kabupaten Yahukimo, Kamis (2/7).
"Saat ini pesawat AMA tercatat tujuh unit dengan 15 orang pilot, termasuk di dalamnya beberapa orang berkebangsaan asing," kata Bob.
Serangan Perdana Dialami PT AMA
Menurutnya, kejadian penyerangan nan dilakukan KKB terhadap pesawat AMA merupakan pertama kali setelah mengabdi selama 67 tahun di Tanah Papua.
Selama ini, tambah Bob, armada pesawat AMA melayani masyarakat di pedalaman Tanah Papua dan tidak pernah mengangkut personel TNI, Polri alias KKB.
"AMA hanya memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan menerbangkan mereka ke beragam wilayah nan hanya dapat didarati pesawat berbadan kecil," kata Bob.
Pilot Nicholas F. Goselin nan membawa pesawat AMA jenis Pilatus Porter mengalami kejadian saat mendarat di Lapangan Terbang Perintis Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Kamis (2/7).
Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·