Jakarta - Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi menyebut tetangga nan menyiramkan air ke penduduk membikin laporan polisi usai digeruduk warga. Tetangga tersebut mengaku menjadi korban penganiayaan oleh penduduk nan datang ke rumahnya.
AKP Humaedi mengatakan polisi sebelumnya telah memediasi A (42), laki-laki nan menyiram air ke penduduk nan hendak salat, dengan beberapa penduduk dan perangkat lingkungan setempat di Kutabaru, Pasar Kemis, Kabupaten Tangaerang. Namun, A kembali mengulangi perbuatannya hingga membikin penduduk jengkel dan mendatangi rumahnya.
Humaedi menyesalkan peristiwa tersebut kembali terjadi baru-baru ini. Bahkan, kejadian terbaru itu membikin cekcok antara penduduk dan A berujung kontak fisik.
"Saudara A mengaku menerima kekerasan hingga membikin laporan ke Polsek Pasar Kemis," ujar Humaedi.
Humaedi mengimbau penduduk agar tidak terprovokasi serta mengedepankan penyelesaian melalui jalur norma dengan menyerahkan penanganan perkara kepada kepolisian.
"Polisi sedang melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. Mulai dari motif A menyiram jalan, air nan disiramkan, hingga dugaan pemukulan nan diklaim dialami A," katanya.
Humaedi juga mendorong pihak nan merasa dirugikan untuk membikin laporan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui jalur nan semestinya.
Siram Warga dengan Air
Diberitakan sebelumnya, viral video tetangga nan selalu menyiram air nan diduga jejak mandi anjing dan lap kotoran anjing ke jalan dan ke tetangga nan bakal berangkat salat di Kabupaten Tangerang. Polresta Tangerang bakal mengecek letak kejadian tersebut.
Dalam video viral di TikTok, disebutkan kejadian itu terjadi di wilayah Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang. Akun tersebut membagikan keresahan atas tindakan tetangga nan disebut selalu menyiram orang nan melangkah ke masjid untuk salat.
Di beberapa videonya, terlihat rekaman CCTV nan menampilkan pemilik rumah, baik laki-laki maupun wanita, menyiram air ke jalan saat jam-jam salat Magrib. Beberapa video menunjukkan ada orang nan terkena siraman.
Di salah satu video, terlihat seorang laki-laki baru pulang dari salat lampau terkena siraman. Pria tersebut menegur, namun tetangga itu malah memakinya.
Di video lain, disebut air nan disiramkan diduga merupakan air jejak mandi anjing dan air jejak lap kotoran anjing.
Kejadian itu disebut telah terjadi selama tiga tahun alias sejak 2023. Akun tersebut juga membagikan video pada November 2023 nan memperlihatkan seorang wanita menyiramkan air ke jalan.
Dalam video nan disebut terjadi pada 30 Mei 2026 pukul 23.00 WIB, terlihat penduduk menggeruduk pasangan suami istri tersebut. Warga membawa mereka ke sebuah ruang pertemuan. Penyebabnya disebut lantaran salah seorang penduduk kembali terkena siraman.
(aik/lir)
3 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·