Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menggagas program pembinaan bagi santri dan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) agar mempunyai kesempatan lebih besar meraih danasiwa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Menurut Nasaruddin, banyak santri mempunyai potensi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri. Namun, mereka perlu mendapatkan pendampingan agar bisa memenuhi persyaratan seleksi beasiswa.
"LPDP sangat dibutuhkan pesantren. Kita perlu proaktif membangun keberpihakan. nan kudu disiapkan adalah keahlian bahasa Inggris, Tes Potensi Akademik (TPA), dan pendampingannya. Bagaimana membikin keahlian TOEFL mereka meningkat, misalnya dalam enam bulan bisa mencapai sasaran nan dibutuhkan," kata Nasaruddin, dikutip dari siaran pers, Minggu (2/8/2026).
Ia menjelaskan pembinaan bakal difokuskan pada peningkatan keahlian bahasa Inggris, Tes Potensi Akademik (TPA), serta pendampingan selama proses persiapan beasiswa.
Nasaruddin juga menegaskan program tersebut tidak bakal dibatasi bagi alumni organisasi tertentu. Menurutnya, kesempatan kudu diberikan kepada santri nan mempunyai talenta dan potensi terbaik.
"Orientasi kita itu kepada talenta. Jangan hanya memandang organisasinya, tetapi gimana kita menyiapkan orang-orang terbaik. Kalau ekosistemnya dibangun dengan baik, saya percaya kesempatan mereka lolos LPDP bakal semakin besar," ujarnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·