Sempat viral video paspor memuat info jemaah haji serta umrah nan berceceran di tepi Jalan Letjen Sutopo Sutopo, Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, Banten. Ternyata paspor tersebut bukan milik jemaah haji dan umrah.
Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang pada Minggu (7/6/2026). Saat dicek ke lokasi, paspor-paspor nan berceceran tersebut sudah tidak ditemukan dan hanya menemukan dua sampul paspor serta lembar arsip bukti setoran haji.
"Sehubungan dengan info nan beredar di media sosial mengenai temuan sejumlah paspor nan diduga milik jamaah haji/umrah dalam kondisi berceceran di sekitar Halte Bus BSD, Jalan Letjen Sutopo, dekat Pasar Modern BSD dan Santa Ursula, Kota Tangerang Selatan, pada hari Minggu tanggal 7 Juni 2026, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang melalui bagian Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) telah melakukan penelusuran dan pengecekan langsung ke letak guna memastikan kebenaran info tersebut," tulis keterangan tertulis Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang pada Senin (8/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diduga Paspor Bekas
Meski demikian, petugas bagian Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) tetap menyelidiki kebenaran di kembali paspor-paspor nan sempat ditemukan berceceran oleh warga. Diduga paspor nan berceceran adalah paspor bekas.
"Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan nan dilaksanakan pada hari Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WIB, petugas tidak menemukan lagi adanya tumpukan paspor sebagaimana nan terlihat pada unggahan media sosial. Namun demikian, petugas menemukan dua buah sampul paspor nan telah terpisah dari laman riwayat hidup maupun laman paspornya, sehingga terdapat indikasi bahwa sebelumnya memang terdapat sejumlah paspor jejak di letak tersebut," terang Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang.
"Selain itu, petugas juga menemukan beberapa lembar arsip berupa bukti setoran haji nan diduga mempunyai keterkaitan dengan arsip nan sebelumnya berada di letak tersebut," sambung dia.
Atas kejadian ini, Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang mengecek nomor paspor nan ditemukan, pada sistem publikasi paspor. "Untuk mendapatkan info alias keterangan lebih lanjut perihal pemilik serta penjamin paspor tersebut," sambungnya.
Koordinasi dengan Polisi
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus (Kanimsus) Tangerang juga telah berkoordinasi dengan Polsek Serpong pada Senin kemarin. Dari hasil koordinasi diperoleh info bahwa sejumlah paspor nan ditemukan di letak telah diamankan oleh petugas keamanan area dan diserahkan kepada pihak kepolisian.
Adapun peralatan bukti nan diserahkan berupa 129 sampul paspor Republik Indonesia jejak dan satu paspor Republik Indonesia nan telah lenyap masa berlaku. Berdasarkan pemeriksaan awal, seluruh sampul paspor tersebut tidak lagi mempunyai laman riwayat hidup maupun laman isi.
Paspor Kadaluarsa
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus (Kanimsus) Tangerang juga telah melakukan koordinasi dengan Kantor Wilayah Kementerian Haji Tangerang Selatan guna memperoleh info dan melakukan pendalaman mengenai arsip nan ditemukan.
Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, diketahui bahwa peralatan bukti nan diketemukan betul merupakan paspor lama nan sudah tidak bertindak milik para jamaah haji nan telah berangkat dan berada dalam tanggung jawab Kantor Wilayah Kementerian Haji Tangerang Selatan. Saat ini, Kantor Wilayah Kementerian Haji Tangerang Selatan tetap melakukan penelusuran guna mengetahui kronologi hilangnya arsip tersebut dari pengawasan Kantor Wilayah Kementerian Haji Tangerang Selatan sehingga mengakibatkan tercecer di jalan.
Sementara, Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan, menyampaikan hanya menemukan sampul dan satu paspor nan sudah lenyap masa bertindak namalain kedaluwarsa.
"Sudah pengecekan, benar. Kalau nan berceceran ada hanya sampul, dan satu paspor nan ditemukan, dan sudah kedaluwarsa," kata Kapolsek Serpong, Kompol Suhardono, Selasa (9/6/2026).
Saat ini sampul dan paspor kedaluwarsa itu sudah diamankan pihak Imigrasi. Paspor berceceran di jalanan BSD itu sempat viral di medsos.
"Sudah diambil Imigrasi Tangerang Kota," katanya.
Bukan Milik Jemaah Haji dan Umrah
Polisi tetap menyelidiki soal orang nan membuang sampul dan paspor kedaluwarsa tersebut. "Pelaku tetap lidik," katanya.
Polisi memastikan paspor tersebut bukan milik jemaah haji dan umrah.
"Bukan (milik jemaah haji dan umrah)," kata Suhardono.
Suhardono mengatakan sudah mengecek ke lokasi. Petugas hanya menemukan sampul paspor nan berceceran dan satu paspor nan sudah kedaluwarsa.
"Sudah pengecekan, benar. Kalau nan berceceran ada hanya sampul, dan satu paspor nan ditemukan, dan sudah kedaluwarsa," ujarnya.
(dek/lir)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·