
PBSI terima support dari Kemenpora senilai Rp10,44 miliar. (Foto: Andri Bagus/Okezone)
KETUA Umum PP PBSI Fadil Imran berterima kasih atas support Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berupa peralatan Gymnasium dan Sport Science untuk Pelatnas PBSI nan terletak di Cipayung, Jakarta Timur. Dukungan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem pembinaan prestasi nan terstruktur, terukur, dan berkepanjangan menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Fadil Imran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kemenpora atas perhatian, dukungan, dan kepercayaan nan diberikan kepada PBSI. Dukungan ini membikin PBSI semakin antusias mengharumkan nama Indonesia di kancah dunia.
Kemenpora berikan sumbangan peralatan gymnasium dan sport science kepada. (Foto: Andri Bagus/Okezone)
“Atas nama Pengurus Pusat PBSI, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi nan setinggi-tingginya kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia atas support dan kepercayaan nan diberikan," ujar Fadil Imran dalam keteranganya.
"Bantuan ini menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pembinaan prestasi bulutangkis nasional menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” sambungnya.
1. Total Bantuan Tembus Rp10,44 Miliar
Dalam aktivitas tersebut, PBSI menerima support peralatan Gymnasium dengan nilai kurang lebih Rp7,96 miliar. Hal itu meliputi beragam perangkat latihan bentuk seperti skill run live, dumbbell, barbell, serta peralatan pendukung lainnya. Kehadiran akomodasi ini diharapkan meningkatkan kualitas latihan bentuk atlet Pelatnas PBSI secara menyeluruh dan berkesinambungan.
Selain itu, pada aspek Sport Science, Kemenpora RI juga memberikan support senilai kurang lebih Rp2,48 miliar untuk pengadaan perangkat Catapult dan Cardiopulmonary Exercise Test. Perangkat tersebut memungkinkan pemantauan dan pertimbangan performa atlet secara ilmiah, berbasis data, dan terukur, sehingga program latihan dapat disusun secara lebih presisi dan efektif. Jika dikalkulasi, PBSI menerima total support mencapai Rp10,44 miliar.
“Bantuan ini bukan sekadar pengadaan alat, melainkan bagian dari transformasi sistem pembinaan prestasi. PBSI terus bergerak dari pendekatan konvensional menuju pendekatan nan semakin ilmiah, terukur, dan berorientasi pada long-term athlete development,” ucap Fadil.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·