Jakarta, CNBC Indonesia - Dana Moneter Internasional alias IMF, dalam World Economic Outlook (WEO) Edisi April 2026, memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi 5% pada tahun ini. Proyeksi sebelumnya dalam WEO Edisi Januari 2026 tetap mencapai 5,1%.
Adapun, IMF tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5,1% pada 2027. Proyeksi pertumbuhan Indonesia ini turun sejalan dengan proyeksi ekonomi bumi nan dihantui oleh bentrok geopolitik di Timur Tengah.
Untuk Indonesia, IMF memperkirakan inflasi juga bakal meningkat ke level 3% pada tahun ini. Namun, inflasi bakal melambat ke level 2,6% pada 2027.
"Setelah menghadapi halangan perdagangan nan lebih tinggi dan ketidakpastian nan meningkat tahun lalu, aktivitas dunia sekarang menghadapi ujian besar akibat pecahnya perang di Timur Tengah," tulis IMF dalam laporannya, dikutip Rabu (15/4/2026).
Sementara itu, ekonomi dunia diperkirakan melambat ke level 3,1% pada 2026 dan 3,2% pada 2027. IMF mengungkapkan ini adalah pertumbuhan terlemah dibandingkan rata-rata 3,4% pada 2024-2025.
Bahkan, IMF menyatakan laju pertumbuhan ini merupakan nan terendah dalam 20 tahun terakhir (2000-2019), nan rerata mencapai 3,7%. Perang menjadi pemberat dalam revisi ke bawah terhadap ekonomi global.
Lebih lanjut, inflasi dunia diperkirakan bakal meningkat menjadi 4,4% pada tahun 2026 dan menurun menjadi 3,7% pada tahun 2027, menandai revisi ke atas untuk kedua tahun tersebut.
(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·