Tangguh Yudha
, Jurnalis-Minggu, 20 September 2026 |17:01 WIB

Tenang, Stok Beras di RI Aman hingga Nataru (Foto: Kementan)
JAKARTA - Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan pasokan beras tetap kondusif hingga periode Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru). Hal ini tercermin dari pasokan beras nan masuk ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) nan tetap normal di kisaran 1.500 ton per hari.
Direktur Ketersediaan Pangan Bapanas Maino Dwi Hartono mengatakan, pemantauan langsung ke PIBC menunjukkan kesiapan beras secara keseluruhan tetap dalam kondisi aman. Meski terdapat kemungkinan penurunan permintaan seiring penyaluran support pangan.
"Dari pemantauan nan kami lakukan, pasokan beras tetap berada di kisaran 1.500 ton per hari. Memang dimungkinkan terdapat sedikit penurunan permintaan di pasar, salah satunya seiring dengan penyaluran program support pangan kepada masyarakat, namun stok secara keseluruhan tetap aman," ujar Maino, Jakarta, Minggu (20/9/2026).
Maino menegaskan pemerintah terus menjaga stabilitas pasokan untuk mengantisipasi kebutuhan pangan menjelang akhir tahun, termasuk periode Nataru. Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tetap dapat memperoleh beras dengan nilai terjangkau.
Penguatan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) juga didukung realisasi pengadaan dalam negeri. Hingga 18 September 2026, pengadaan gabah dan beras nasional telah mencapai 3.958.605 ton alias sekitar 98,96 persen dari sasaran 4 juta ton.
Pemerintah, kata Maino, juga terus menggencarkan stabilisasi pasokan melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras, nan realisasinya sejak Maret telah mencapai 809.865.665 kg, alias 97,81 persen dari target.
Sementara itu, penyaluran Bantuan Pangan Beras untuk alokasi Juli-September 2026 per 18 September 2026 telah mencapai 682.671.450 kg, alias 68,45 persen dari total pagu 997.332.240 kg, guna mendukung masyarakat penerima faedah di seluruh Indonesia.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·