Binti Mufarida
, Jurnalis-Jum'at, 20 Februari 2026 |11:14 WIB

Tekstil RI Bebas Tarif Masuk AS, Beri Manfaat 4 Juta Pekerja (Foto: Airlangga/Youtube Setpres)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump resmi meneken perjanjian perdagangan berhistoris antara kedua negara di Washington DC, AS pada Kamis (19/2/2026) waktu setempat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa kerja sama Agreement on Reciprocal Trade (ART) nan ditandatangani Indonesia dan AS bakal memberikan faedah signifikan bagi pekerja di sektor tekstil. Dalam perjanjian tersebut, AS memberikan tarif impor nol persen untuk produk tekstil dan busana jadi asal Indonesia.
Tekstil RI Bebas Tarif Masuk AS
Salah satu poin utama dalam arsip tersebut adalah komitmen AS untuk memberlakukan tarif impor nol persen melalui sistem tariff-rate quota (TRQ) nan rincian teknisnya bakal diatur lebih lanjut.
Pembebasan tarif impor ini diharapkan membikin produk tekstil dan busana jadi Indonesia lebih kompetitif di pasar AS dibanding negara lain. Dampaknya, kapabilitas produksi berpotensi meningkat sekaligus menjaga penyerapan tenaga kerja di sektor tersebut.
"Hal ini tentunya memberikan faedah bagi 4 juta pekerja di sektor ini. Dan jika kita hitung dengan keluarga, ini bakal sangat berpengaruh terhadap 20 juta masyarakat Indonesia," jelas Airlangga dalam keterangannya, Jakarta, Jumat (20/2/2026).
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·