Taufik Fajar
, Jurnalis-Rabu, 03 Juni 2026 |20:18 WIB

Subsidi KPR (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat program pembayaran angsuran KPR menggunakan sampah telah sukses mengumpulkan lebih dari 1.261 kilogram sampah dari 21 klaster perumahan hingga Maret 2026. Untuk menekan emisi rumah tangga, perseroan bakal memperluas program tersebut ke delapan provinsi dan 15 kota di Indonesia.
Direktur Commercial Banking BTN, Hermita, mengatakan program ini juga memperkuat kedekatan BTN dengan masyarakat melalui jasa nan datang dalam aktivitas sehari-hari.
“BTN mau datang tidak hanya saat masyarakat membeli rumah, tetapi juga mendukung kebiasaan baru nan memberikan faedah ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan,” tutur Hermita.
1. Ajak Bank Sampah
BTN memperkuat komitmen pengurangan emisi berbasis rumah tangga melalui kerjasama dengan Bank Sampah Muria Berseri Kudus. Inisiatif ini merupakan pengembangan Program Bayar Angsuranmu dengan Sampahmu nan mendorong sampah rumah tangga mempunyai nilai ekonomi sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan.
Direktur Risk Management BTN, Setiyo Wibowo, mengatakan sebagai bank nan telah membiayai jutaan kediaman di Indonesia, BTN mempunyai peran strategis dalam mendorong perubahan perilaku masyarakat nan dimulai dari rumah.
“BTN percaya pengurangan emisi bisa dimulai dari rumah. Melalui kerjasama dengan organisasi bank sampah lokal, kami mau masyarakat merasakan bahwa menyetor sampah di BTN bisa lebih cuan sekaligus ikut menjaga lingkungan,” ujar Setiyo.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·