Kreator konten Vilmei ditipu oleh karyawannya sendiri. Saldo TikTok berbobot miliaran rupiah nan dikumpulkan selama bertahun-tahun dikuras lenyap hingga tersisa sejuta.
Kecurangan ZK ini baru diketahui oleh Vilmei setelah satu tahun. Vilmei lantas memutuskan membawa karyawannya itu ke instansi polisi dan melanjutkan proses hukum.
Polisi kemudian menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus penggelapan tersebut. Selain tenaga kerja berinisial ZK, pacar ZK berinisial MASR dan temannya, wanita inisial L juga ditetapkan sebagai tersangka karena ikut menikmati duit hasil kejahatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Simak info selengkapnya dirangkum detikcom, Jumat (4/9/2026).
Karyawan dkk Jadi Tersangka dan Ditahan
Polres Metro Bekasi Kota menetapkan tiga orang sebagai tersangka mengenai kasus dugaan penggelapan saldo akun TikTok milik pembuat konten MVK namalain Vilmei.
"Dari hasil penyelidikan dan penyidikan, kami telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Saat ini ketiganya sudah dilakukan penahanan dan interogator tetap terus mendalami aliran transaksi maupun kemungkinan adanya pihak lain nan terlibat," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Verdika Bagus Prasetya kepada wartawan di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (3/9).
Verdika menyampaikan ketiga tersangka masing-masing berinisial ZK namalain Z, ASR namalain A, dan L. Ketiganya telah ditahan untuk kepentingan proses penyidikan.
Ketiga tersangka dipersangkakan dengan Pasal 488 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana maksimal lima tahun penjara.
Karyawan Vilmei, ZK ditetapkan tersangka kasus penggelapan saldo TikTok Foto: dok. Istimewa
Total Duit Ditilap Karyawan Rp 1,28 M
Polisi mengungkapkan total kerugian nan diderita Vilmei akibat penggelapan ini mencapai miliaran rupiah. Uang tersebut merupakan hasil nge-live TikTok hingga hubungan nan dikumpulkan Vilmei selama tujuh tahun.
"Berdasarkan audit internal dan riwayat transaksi nan disampaikan korban, kerugian sementara sekitar Rp 1,28 miliar," ucap Verdika.
Meski demikian, pihak kepolisian saat ini tetap melakukan pendalaman untuk menelusuri kemungkinan adanya akun lain sebagai penerima biaya hasil penggelapan tenaga kerja Vilmei tersebut. Termasuk mendalami nomor kerugian nan diderita Vilmei.
"Angka tersebut tetap kami dalami lantaran interogator juga melakukan penelusuran terhadap akun-akun penerima lainnya," ujar Kompol Verdika.
Modus Karyawan Gelapkan Duit Vilmei
Polisi mengungkap ZK menilap uang di akun TikTok Vilmei selama satu tahun. Uang miliaran itu dicairkan secara diam-diam diambil dan dibagikan kepada pacarnya, MASR, dan temannya wanita inisial L.
"Perbuatan tersebut dilakukan secara berjenjang sejak 8 Agustus 2025 hingga 11 Agustus 2026 alias selama kurang lebih satu tahun," kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya, kepada detikcom, Kamis (3/9/2026).
Selama satu tahun, ZK diam-diam mencairkan saldo TikTok Vilmei. Saldo berbentuk Dolar AS itu merupakan hasil nge-live, endorsement hingga kerja Vilmei selaku afiliator.
"Akses tersebut diduga disalahgunakan untuk memindahkan saldo dalam corak aset Dolar AS nan berasal dari sejumlah aktivitas akun, antara lain program afiliasi, penjualan produk sponsor, serta bingkisan digital alias gift dari siaran langsung," jelasnya.
Pacar ZK, MASR juga ditetapkan tersangka kasus penggelapan saldo TikTok milik Vilmei. Foto: dok. Istimewa
Duit TikTok Dibagi ke Pacar dan Teman Pelaku
Saldo tersebut kemudian digunakan untuk membeli koin TikTok dan mengirimkan gift ke akun nan dikuasai ZK maupun akun nan berangkaian dengan tersangka MASR dan L. Hasilnya selanjutnya dicairkan melalui dompet digital maupun rekening bank.
ASR adalah pacar ZK, sedangkan L adalah kawan ZK. Keduanya disebut turut menikmati duit hasil kejahatan tersebut untuk keperluan pribadi masing-masing.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan, duit hasil kejahatan digunakan untuk kepentingan pribadi para tersangka. Uang tersebut tidak digunakan untuk berjalan ke luar negeri maupun membeli peralatan mewah," ungkapnya.
Saldo Tersisa Rp 1 Juta
Polisi mengungkap tindakan culas ZK, tenaga kerja Vilmei, menilap saldo di akun TikTok senilai miliaran rupiah. Saldo nan dikumpulkan selama 7 tahun Vilmei menjadi pembuat konten itu dikuras lenyap hingga tersisa 1 juta rupiah.
"Berdasarkan keterangan pelapor, Vilmei telah menjadi pembuat konten di platform TikTok selama sekitar tujuh tahun," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Verdika Bagus Prasetya, dalam keterangannya kepada detikcom, Kamis (3/9).
Namun, menurut Verdika, selama tujuh tahun menjalani pekerjaan sebagai pembuat konten TikTok, Vilmei tidak pernah memeriksa saldo balance di akunnya itu. Justru ZK-lah nan dipercaya sebagai pemegang akses terhadap akun TikTok Vilmei sehari-hari.
"Selama itu, pelapor tidak pernah memeriksa saldo maupun melakukan penarikan biaya dari akun TikTok miliknya," ucapnya.
Kasus ini kemudian terbongkar saat Vilmei hendak menarik biaya dari saldo TikTok pada 23 Mei 2026. Namun saat dicek, saldonya telah dikuras habis.
"Peristiwa tersebut baru diketahui pada 23 Mei 2026, ketika pelapor bermaksud menarik dana. Saat diperiksa, saldo pada akun TikTok tersebut diketahui hanya tersisa sekitar Rp 1 juta," ungkapnya.
(mea/fas)
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·