
Perwakilan TAUD, Dimas Bagus Arya (Foto: Ari Sandita/Okezone)
JAKARTA - Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mendatangi Pengadilan Militer Tinggi II Jakarta, Cakung, Jakarta Timur, pada Senin (8/6/2026) untuk menyerahkan surat agar Pengadilan Militer menghentikan sidang kasus dugaan penyiraman terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Pasalnya, mereka cemas Pengadilan Militer memusnahkan peralatan bukti kasus tersebut.
“Kami kemarin mendengarkan sidang tuntutan, auditorat mengatakan bakal meminta pada Majelis Hakim Pengadilan Militer untuk memusnahkan peralatan bukti. Ini kami pandang bisa menghalang proses norma nan kelak bakal berjalan di Polda Metro Jaya,” ujar Perwakilan TAUD, Dimas Bagus Arya, Senin.
Menurutnya, surat permohonan penghentian sidang kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer dilakukan lantaran Majelis Hakim PN Militer telah menjadwalkan agenda vonis terhadap 4 oknum TNI pelaku penyiraman Andrie Yunus. Maka itu, dia mau agar Pengadilan Militer segera memutuskan nasib surat tersebut sebelum digelarnya vonis.
“Agendanya hari ini replik dilanjutkan duplik, baru kemudian Rabu vonis. Jadi kami memang menginginkan agar surat kami ini dipertimbangkan secepat mungkin, sesegera mungkin sebelum adanya vonis,” tuturnya.
Dia menambahkan, pihaknya telah menerima ratusan surat dari masyarakat sipil nan mendukung agar kasus penyiraman Andrie Yunus itu digelar di Pengadilan Umum. Surat itu bakal diserahkan ke Andrie Yunus sebagai corak dukungan.
“Hari ini kami menerima dari teman-teman Solidaritas Masyarakat Sipil, surat sebanyak 400 kurang lebih nan dituliskan warga, masyarakat, dan teman-teman Andrie Yunus, nan kelak bakal kami serahkan ke Andrie Yunus. Ini juga mempertegas gimana sebenarnya support nan cukup masif dari masyarakat, dari publik agar mendapatkan proses keadilan nan luas, proses keadilan nan utama dalam konteks penyelesaian kasus Andrie Yunus, nan sudah melangkah kurang lebih nyaris 2 bulan ini,” katanya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan buletin terkini dengan jeli dan terpercaya. Ikuti info terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa krusial lainnya, langsung dari sumber nan terpercaya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·