Tarif Transbandara Rp 15 Ribu Berlaku Besok, Pengguna Anggap Masih Worth It

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Jakarta -

Tarif baru bus Transbandara rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta senilai Rp 15 ribu bertindak besok. Pengguna bus Transbandara menilai tarif tersebut tetap sepadan dan lebih murah dibanding moda transportasi lain.

"Kalau menurut saya agak jauh juga dari Rp 3.500 ke Rp 15 ribu. Cuma jika dibanding naik kereta ke airport sama DAMRI, ya ini tetap lebih murah. Kalau menurut saya sih, tetap worth it (sepadan)," kata pengguna bus Transbandara, Meysi, di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, Senin (31/8/2026).

Dia mengaku memilih bus Transbandara lantaran nilai nan lebih murah dibandingkan taksi biasa ataupun taksi online. Dia menyebut ongkos taksi online dari Jaksel ke airport bisa mencapai Rp 200 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masih sesuai banget. Menurut saya ya, dari Rp 3.500, masalahnya jauh kan. Kalau kita ke sana naik taksi online itu kan bisa Rp 200 ribu," kata Meysi.

Meysi berambisi ada peningkatan untuk tempat penyimpanan koper. Menurutnya, penumpang kerap kesulitan lantaran koper kudu diangkat ke dalam bus Transbandara.

Pengguna Transbandara lain, Andika, mengatakan tarif baru bus Transbandara tetap lebih murah dibanding moda lain. Dia mengatakan nilai tersebut sepadan dengan jarak tempuh.

"Sebenarnya sih Rp 15 ribu nggak terlalu mahal ya," ucapnya.

Bus Transbandara di Terminal Blok M, Jakarta Selatan (Syahid/detikcom)Bus Transbandara di Terminal Blok M, Jakarta Selatan (Syahid/detikcom)

Sebelumnya, jasa bus Transjakarta Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (SH2) diresmikan pada 12 Maret 2026 oleh Pramono. Layanan tersebut menjalani masa uji coba dengan tarif Rp 3.500.

Pemprov DKI kemudian melakukan pertimbangan mengenai tarif jasa bus. Pemprov DKI kemudian memutuskan bus tersebut berubah nama menjadi bus Transbandara dan tarifnya menjadi Rp 15 ribu. Tarif baru itu bertindak mulai 1 September 2026.

Saksikan Live DetikSore:

(haf/haf)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑