Tanpa Korban Jiwa dalam Longsor Proyek PLTA Cisokan: BPBD

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam longsor proyek PLTA Cisokan: BPBD.

, WEST BANDUNG, – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat menyatakan tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian longsor di area proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan. Kepala BPBD Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabbudin, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan otoritas Kecamatan Rongga mengenai kondisi pasca-longsor.

"Benar terjadi kejadian longsor. Berdasarkan info dan koordinasi dengan Camat Rongga, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini," ujar Sehabbudin pada Jumat.

BPBD telah merencanakan inspeksi langsung ke letak untuk memastikan kondisi terbaru dan mengantisipasi potensi akibat lanjutan di area proyek PLTA Upper Cisokan. Inspeksi bakal dilakukan keesokan harinya dengan melibatkan pihak terkait, termasuk koordinasi dengan otoritas kecamatan dan manajemen proyek, guna memetakan akibat dan memastikan tidak ada potensi ancaman lebih lanjut di lokasi.

"BPBD juga bakal segera mengerahkan personel untuk memeriksa letak besok," tambahnya.

Sementara itu, Camat Rongga, Asep Badrup, menjelaskan bahwa hujan deras sebelum kejadian diduga memicu longsor di area tersebut. "Hujan cukup lebat nan diduga memicu longsor, kejadian terjadi sekitar pukul 2 pagi. Kami memastikan tidak ada korban jiwa lantaran kebetulan hari libur kerja," kata Badrup.

Badrup menjelaskan bahwa tebing nan runtuh dikenal oleh penduduk setempat sebagai Bukit Pasir Datar, terletak di atas dua terowongan air nan bakal menyalurkan air dari turbin ke reservoir. Proyek ini sendiri terletak di wilayah perbatasan antara Kabupaten Bandung Barat dan Cianjur, Jawa Barat, sekitar 50-60 kilometer dari pusat manajemen kabupaten di Padalarang.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional