Ilustrasi.(Magnific)
SETELAH tiga dasawarsa berkarier sebagai mahir neurologi di Mayo Clinic, Dr. David Dodick memutuskan untuk melakukan perubahan besar dalam pendekatan medisnya. Alih-alih hanya mengobati pasien nan mengalami stroke alias kehilangan ingatan, dia sekarang berfokus pada kedokteran preventif dan umur panjang (longevity).
Menurut Dodick, penyakit degeneratif sering kali sudah berproses selama puluhan tahun sebelum indikasi klinis muncul. Sebagai Chief Science and Medical Officer di Atria Health and Research Institute, dia membagikan rutinitas harian nan dia terapkan sendiri untuk menjaga kesehatan otak dan tubuhnya.
1. Olahraga: Resep Terbaik untuk Tubuh
Dodick menegaskan bahwa olahraga adalah resep terbaik yang bisa diberikan dokter. Ia merekomendasikan setidaknya 150 menit olahraga zona dua per minggu ialah aktivitas agar debar jantung meningkat tetapi Anda tetap bisa berbincang dengan lancar.
- Aerobik Harian: Melakukan aktivitas aerobik setiap hari.
- Latihan Interval: Berlari sigap (sprint) selama 60-90 detik diikuti jalan cepat, diulang selama 6-10 menit.
- Latihan Beban: Penting untuk menjaga massa otot nan berkorelasi langsung dengan kesehatan otak dan sensitivitas insulin.
2. Diet MIND untuk Kesehatan Kognitif
Dalam perihal nutrisi, Dodick mengikuti pola makan MIND Diet. Diet ini merupakan campuran dari diet Mediterania dan DASH nan dirancang unik untuk kesehatan otak. Fokus utamanya meliputi:
- Konsumsi kacang-kacangan, polong-polongan, ikan, dan unggas.
- Prioritas pada sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, dan minyak zaitun.
- Menghindari makanan ultra-proses dan membatasi alkohol.
Ia menyarankan untuk memulai secara bertahap, misalnya menerapkan pola makan ini satu alias dua hari seminggu sebelum menjadikannya rutinitas harian penuh.
3. Latihan Kognitif dan Manajemen Stres
Otak memerlukan tantangan baru untuk tetap tajam. Dodick menyarankan aktivitas nan menggabungkan keahlian motorik dan kognitif, seperti menari alias tinju, lantaran memerlukan koordinasi sekaligus konsentrasi tinggi.
Untuk manajemen stres, dia menggunakan teknik meditasi dan perangkat biofeedback. "Kita bisa melatih tubuh untuk merespons stres secara fisiologis dengan langkah nan sehat," ujarnya. Latihan pernapasan dalam terbukti dapat meningkatkan variabilitas debar jantung (HRV), nan merupakan parameter ketahanan stres nan baik.
Penting: Selalu konsultasikan dengan master pribadi Anda sebelum melakukan perubahan signifikan pada rutinitas kesehatan alias diet Anda.
4. Social Fitness dan Tidur Berkualitas
Koneksi sosial adalah pilar nan sering terabaikan dalam umur panjang. Dodick menjaga kebugaran sosial dengan tetap terhubung setiap hari melalui keluarga, teman, hingga melangkah kaki 8.000 langkah berbareng istrinya di taman.
Terakhir, tidur adalah perihal nan tidak bisa ditawar. Ia menargetkan kualitas dan lama tidur nan cukup setidaknya 80% hingga 90% dari waktu kesehariannya untuk memastikan otak mempunyai waktu nan cukup untuk pemulihan.
Dengan mengintegrasikan kesehatan fisik, mental, nutrisi, dan sosial, Dr. Dodick membuktikan bahwa menjaga kesehatan otak bukan hanya soal mengobati penyakit, tetapi membangun style hidup nan mendukung vitalitas jangka panjang. (CNBC/I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·