Tanjakan Lingkar Gentong Jadi Momok hingga Mobil Mogok, Pemudik Harapkan Solusi

Sedang Trending 4 bulan yang lalu

Tanjakan Lingkar Gentong Jadi Momok hingga Mobil Mogok, Pemudik Harapkan Solusi

Tanjakan Lingkar Gentong Jadi Momok hingga Mobil Mogok, Pemudik Harapkan Solusi (Rohman Wibowo)

TASIKMALAYA - Tangan kanan Didit terus mengecek tekanan air radiator, sedangkan tangannya kiri meraba suhu mesin di kembali kap. Anissa, istri Didit terus memandang ke layar ponsel dengan wajah gelisah. Sesekali dia menyodorkan botol air radiator ke sang suami.

1. Momok Tanjakan Lingkar Gentong

Mereka dengan mobilnya berada di tengah tanjakan Lingkar Gentong, nan pada Selasa (24/3/2026) siang itu arus balik sedang parah-parahnya. Ribuan kendaraan melintasi Lingkar Gentong per jamnya. Tak semua kendaraan bisa melewati tanjakan hingga akhirnya berhujung mogok. Ada nan lantaran kopling terbakar, mesin overheat, sampai masalah pengereman.

Didit merasa mobilnya mogok tak kuat menanjak lantaran pengaruh macet mengular lebih dari 5 kilometer dari Simpang Sukamantri hingga Letter U Lingkar Gentong. Mobil Honda City lansiran tahun 2000 miliknya mulai mengeluarkan tanda overheat sejak di Simpang Pamoyanan. Temperatur semakin terkerek panas saat memasuki Letter S tanjakan Gentong.

Tanda-tanda mobilnya bakal mogok terasa jelas saat tarikan pertama menuju kelokan nan disambut terjalnya tanjakan. Manuver seadanya nan hanya bisa dilakukan Didit lantaran gas tidak bisa menyentak, meski kaki sudah penuh injak pedal.

Merasa mobilnya tak lagi kuat melaju, dia terpaksa menepi. Upaya menepi bukan perkara mudah lantaran di kanan-kiri bersenggolan dengan kendaraan lain. Sampai akhirnya momen pas bagi Didit untuk menyetop kendaraan secara perlahan di tepi tanjakan jalan.

"Awalnya naik itu temperatur. Mobil udah lemes banget nanjak. Untungnya tetap bisa nepi pelan-pelan," kata Didit.

Ia dan istrinya hanya bisa menunggu mesin kembali dingin. Berharap temperatur mesin mobil normal, dan bergegas kembali ke Bandung setelah sekian hari mudik ke Ciamis.

Padahal, jika mobil tak ada masalah mogok lantaran payah menanjak di Lingkar Gentong, waktu tempuh ke Bandung hanya sekira 3-4 jam. 

"Sudah 30 menit didiemin dulu mesinnya. Ya siapa tau nyala, koplingnya juga semoga ngegigit lagi, sudah capek juga nungguinnya," kata dia.

Di belakang dan depan mobil Didit, tampak berjejer mobil, dengan kap mesin terbuka. Tak sedikit, asap mengepul dari mesin. Ada nan mengutak-atik mobilnya, ada nan menunggu mesin sampai dingin seperti Didit, dan ada pula nan menunggu montir datang.
 
Sembari menunggu mobil kembali hidup, mereka semua terpaksa ngemper duduk di tepi jalan dengan emosi waswas.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com