
Ilustrasi tanaman alpukat di dalam rumah sebagai tanaman hias. (Foto: dok Magnific)
JAKARTA - Alpukat dikenal sebagai buah nan bisa diolah menjadi beragam hidangan, mulai dari saribuah hingga salad. Ternyata faktanya, tanaman alpukat juga bisa ditanam di dalam rumah sebagai tanaman hias.
Menanam alpukat sendiri bisa menjadi aktivitas menarik, terutama jika Anda mau memanfaatkan biji alpukat nan biasanya dibuang setelah buahnya dimakan. Dengan perawatan nan tepat, biji tersebut bisa tumbuh menjadi tanaman berdaun hijau nan mempercantik ruangan.
Meski begitu, menanam alpukat di dalam rumah memerlukan perhatian khusus, terutama dalam perihal pencahayaan, penyiraman, dan pemilihan media tanam.
1. Mulai dari Biji Alpukat
Melansir The Spruce, langkah nan cukup terkenal untuk menanam alpukat adalah menggunakan bijinya. Setelah buah dimakan, bersihkan biji alpukat dari sisa daging buah nan menempel.
Ada dua langkah nan bisa dilakukan untuk menumbuhkan biji alpukat, ialah menggunakan air alias langsung menanamnya di tanah. Jika menggunakan air, siapkan gelas berisi air dan tiga alias empat tusuk gigi. Tancapkan tusuk gigi di bagian tengah biji untuk menyangga biji di atas gelas, dengan bagian bawah biji terendam air.
Letakkan gelas di tempat nan hangat dan terang. Ganti air secara berkala agar tetap bersih. Biji alpukat memerlukan waktu beberapa minggu, apalagi delapan minggu alias lebih, untuk mulai mengeluarkan akar dan tunas. Jika akar sudah tumbuh dengan baik dan daun mulai muncul, tanaman bisa dipindahkan ke pot berisi tanah.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·