Tanam Mangrove di Kawasan Ekosistem, NHM Raih Anugerah Ekonomi Hijau

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Jakarta -

PT. Nusa Halmahera Minerals (NHM) menjalankan beragam program pengelolaan dan perlindungan lingkungan. Langkah ini sebagai bagian dari upaya perusahaan terhadap keberlanjutan wilayah operasional.

Adapun langkah ini turut memberdayakan masyarakat lokal di wilayah operasionalnya di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara (Malut). Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja lokal nan mencakup sekitar 70% dari total tenaga kerja perusahaan.

Melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) perusahaan, PT NHM berkontribusi terhadap pembangunan di wilayah sekitar aktivitas operasional perusahaan, khususnya di 83 desa di lima kecamatan sekitar tambang, ialah Kecamatan Kao, Kecamatan Kao Teluk, Kecamatan Kao Barat, Kecamatan Kao Utara, dan Kecamatan Malifut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Program PPM NHM mencakup beragam bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan riil masyarakat, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, hingga penguatan kelembagaan masyarakat.

Dalam bagian lingkungan, salah satunya diwujudkan melalui pelestarian ekosistem mangrove nan berkedudukan krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, melindungi area pantai, serta menjadi kediaman bagi beragam jenis biota.

Upaya pelestarian mangrove tersebut dilaksanakan di Desa Kao, Kecamatan Kao, pada areal seluas kurang lebih 1 hektare. Keterlibatan NHM dimulai sejak Peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) pada 5 Juni 2023 melalui aktivitas penanaman mangrove berbareng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Malut, DLH Kabupaten Halmahera Utara, Pemerintah Desa Kao, masyarakat Desa Kao, serta LSM Green Kaidati.

Wakil Direktur Operasi/Kepala Teknik Tambang (KTT) NHM Rara Dodo Lawolo mengapresiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Utara, pemerintah kecamatan, hingga Pemerintah Desa Kao atas support nan konsisten terhadap beragam upaya pelestarian lingkungan di wilayah lingkar tambang maupun Halmahera Utara secara umum.

Mewakili dewan dan manajemen NHM, Rara menegaskan pihaknya terus berkedudukan aktif mendorong penerapan aspek ESG melalui beragam program nan memberikan faedah bagi lingkungan sekaligus masyarakat.

"Ekosistem mangrove mempunyai peran strategis dalam menyerap emisi karbon, mencegah abrasi, serta menjaga keseimbangan ekosistem pesisir nan menjadi penopang kehidupan masyarakat sekitar. Melalui Komunitas Green Kaidati, NHM juga mendorong pemberdayaan ekonomi lokal melalui support prasarana pembibitan mangrove dan pengembangan potensi ekowisata di masa depan," ujar Rara, beberapa waktu lalu.

Melalui kerjasama lintas sektor tersebut, NHM menegaskan upayanya untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, perlindungan keanekaragaman hayati, serta pemberdayaan masyarakat di Halmahera Utara.

Sejak aktivitas tersebut, sekitar 4.600 bibit mangrove telah ditanam, termasuk melalui proses penyulaman untuk mendukung keberhasilan pertumbuhan tanaman. Jenis mangrove nan ditanam antara lain Rhizophora mucronata, Sonneratia caseolaris, dan Mangrove Raja (Rhizophora albino).

Pengelolaan mangrove tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek ekologis, tetapi juga melibatkan masyarakat secara aktif. Keterlibatan dilakukan mulai dari penyiapan bibit, penanaman, pemeliharaan, perawatan, hingga penyulaman.

Pelibatan masyarakat menjadi bagian krusial dalam membangun rasa mempunyai sekaligus memastikan keberlanjutan upaya pelestarian mangrove di Desa Kao.

Keberlanjutan program juga diperkuat melalui kerja sama NHM dengan DLH Provinsi Maluku Utara, DLH Kabupaten Halmahera Utara, serta Pemerintah Desa Kao. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memastikan mangrove nan telah ditanam terus dipelihara dan memberikan faedah ekologis maupun sosial dalam jangka panjang.

Upaya tersebut menjadi bagian dari upaya NHM menerapkan pengelolaan lingkungan nan berkepanjangan dengan memperhatikan keseimbangan antara aktivitas operasional perusahaan, kelestarian ekosistem, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Melalui pelestarian mangrove, NHM turut berkontribusi dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus memperkuat kesadaran dan peran masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

Atas dedikasinya, NHM meraih Anugerah Ekonomi Hijau nan kembali digelar oleh detikcom. Ajang penghargaan ini mengapresiasi korporasi, lembaga dan organisasi nan mempunyai kepedulian tinggi terhadap environmental, social, and governance (ESG).

Penghargaan ini diberikan atas dasar program nan berakibat sosial dan ekonomi kepada masyarakat serta pemangku kepentingan terkait. Salah satu rumpun nominasi nan diberikan dalam arena ini, ialah Kontribusi Ekonomi Kemasyarakatan.

Proses penilaian dilakukan oleh Komite Asesmen detikcom dengan menggunakan kajian kualitatif dari beragam inisiatif dan program nan dijalankan peserta, terutama dari sisi akibat serta komitmen terhadap keberlanjutan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI (KLH/BPLH) Mohammad Jumhur Hidayat, Chairman CT Corp Chairul Tanjung, hingga Pemimpin Redaksi (Pemred) detikcom Ardhi Suryadhi.

(prf/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News