Tampil di IdeaFest 2026, Pertamina Perkenalkan Dual Growth Strategy

Sedang Trending 42 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketahanan daya dan transisi daya menjadi salah satu rumor strategis nan dibawa PT Pertamina (Persero) dalam gelaran IdeaFest 2026. Di hadapan generasi muda nan mempunyai peran krusial dalam membentuk masa depan Indonesia, Pertamina memperkenalkan Dual Growth Strategy, strategi perusahaan untuk memperkuat upaya daya eksisting sekaligus mengembangkan upaya rendah karbon sebagai sumber pertumbuhan baru.

Hal tersebut disampaikan Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita, dalam sesi IdeaFest 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, forum seperti IdeaFest menjadi ruang krusial untuk membuka wawasan generasi muda mengenai tantangan daya sekaligus mendorong lahirnya pendapat dan penemuan untuk menjawab kebutuhan daya masa depan.

Arya menjelaskan, sebagai perusahaan daya nasional, Pertamina mempunyai peran strategis dalam menjaga ketahanan daya Indonesia. Tantangannya, konsumsi daya nasional saat ini tetap lebih tinggi dibandingkan keahlian produksi dalam negeri sehingga sebagian kebutuhan tetap kudu dipenuhi melalui impor.

"Sudah lama sekali kita melakukan impor. Artinya, konsumsi kita lebih tinggi daripada produksi nasional. Di situlah kita perlu mendatangkan pasokan migas dari negara lain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri," ujar Arya dikutip Sabtu (5/9/2026).

Menurut Arya, kondisi tersebut menjadi salah satu tantangan nan perlu dijawab melalui penguatan produksi dalam negeri sekaligus pengembangan sumber daya baru. Karena itu, Pertamina menjalankan Dual Growth Strategy dengan dua konsentrasi nan melangkah beriringan, ialah mengoptimalkan upaya eksisting untuk memenuhi kebutuhan daya masyarakat serta mengembangkan upaya rendah karbon untuk masa depan.

"Untuk memenuhi kebutuhan saat ini, kita kudu menjaga ketahanan produksi agar masyarakat tetap mendapatkan BBM. Di sisi lain, kita juga membangun upaya rendah karbon dan daya baru terbarukan," jelasnya.

(dpu/dpu) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News