Ilustrasi(Dok Magnific )
KAYU manis bukan hanya rempah untuk menambah aroma dan rasa pada makanan alias minuman.
Rempah nan berasal dari kulit batang pohon ini juga mempunyai sejumlah senyawa nan berpotensi mendukung kesehatan kulit.
Salah satunya adalah kandungan antioksidan nan dapat membantu melawan radikal bebas.
Healthline menyebut kayu manis kaya bakal antioksidan polifenol. Sementara itu, Cleveland Clinic menjelaskan bahwa salah satu senyawa antioksidan dalam kayu manis, ialah cinnamaldehyde, mempunyai sifat nan dapat membantu mengurangi peradangan.
Meski demikian, faedah kayu manis untuk kulit tetap didasarkan pada penelitian awal sehingga belum bisa dianggap sebagai pengobatan masalah kulit.
Lantas, apa saja faedah kayu manis nan berangkaian dengan kulit?
1. Membantu Melawan Tanda Penuaan Kulit
Salah satu faedah nan paling menarik perhatian adalah potensinya dalam membantu melawan tanda-tanda penuaan kulit.
Healthline mencatat sejumlah penelitian menunjukkan kayu manis dapat mendukung pembentukan kolagen serta meningkatkan elastisitas dan hidrasi kulit.
Kolagen dan elastisitas berkedudukan krusial dalam menjaga kulit tetap kenyal. Karena itu, kandungan tersebut berpotensi membikin kulit tampak lebih sehat dan membantu mengurangi tampilan tanda penuaan.
Namun, Healthline menegaskan bahwa penelitian lebih lanjut tetap dibutuhkan untuk memastikan faedah tersebut pada manusia.
2. Memiliki Sifat Antioksidan dan Antiinflamasi
Kayu manis juga dikenal sebagai salah satu rempah nan kaya antioksidan. Senyawa ini membantu melawan kerusakan akibat radikal bebas nan dapat memengaruhi sel tubuh.
Cleveland Clinic menyebut cinnamaldehyde sebagai salah satu senyawa antioksidan dalam kayu manis nan juga mempunyai keahlian mengurangi peradangan.
Healthline turut mencatat bahwa penelitian menunjukkan senyawa dalam kayu manis berpotensi menurunkan sejumlah penanda peradangan.
3. Berpotensi Membantu Mengatasi Jerawat
Bagi wanita nan mempunyai masalah jerawat, faedah lain dari kayu manis mungkin menarik perhatian.
Healthline menyebut penelitian laboratorium menunjukkan ekstrak kayu manis dapat melawan kuman nan berangkaian dengan jerawat.
Kandungan cinnamaldehyde dalam kayu manis juga diketahui mempunyai aktivitas antibakteri dan antijamur. Namun, penelitian tersebut sebagian besar tetap dilakukan dalam skala laboratorium.
Artinya, belum ada cukup bukti untuk memastikan bahwa mengonsumsi teh kayu manis alias menggunakan kayu manis secara langsung pada kulit dapat menghilangkan jerawat.
Jangan Asal Oleskan Kayu Manis ke Wajah
Meski mempunyai sejumlah potensi manfaat, kayu manis tidak sebaiknya digunakan secara sembarangan sebagai masker alias bahan perawatan wajah.
Cleveland Clinic menyebut minyak kayu manis tidak direkomendasikan sebagai peningkat kesehatan lantaran sebagian besar penelitian dilakukan menggunakan kayu manis kering alias suplemen.
Selain itu, konsumsi kayu manis juga perlu dilakukan secara wajar. Jenis Cassia cinnamon mengandung coumarin dalam jumlah relatif tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, senyawa tersebut dapat berakibat pada kegunaan hati dan meningkatkan akibat perdarahan.
Dengan demikian, kayu manis memang mempunyai kandungan nan menjanjikan untuk kesehatan tubuh dan berpotensi mendukung kesehatan kulit.
Namun, manfaatnya untuk kulit tetap memerlukan penelitian lebih lanjut. Jadi, jangan menjadikan kayu manis sebagai pengganti produk perawatan kulit alias pengobatan medis nan telah terbukti efektif. (Elisa Rosalind/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·