Tak Lagi Dikucilkan, Inovasi Pertagas Bikin ODGJ Berkarya dan Hasilkan Cuan

Sedang Trending 51 menit yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Kamis, 17 September 2026 |15:48 WIB

Tak Lagi Dikucilkan, Inovasi Pertagas Bikin ODGJ Berkarya dan Hasilkan Cuan

endopo sederhana di Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi ruang bagi pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) untuk berkegiatan. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pendopo sederhana di Desa Ganggangpanjang, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, menjadi ruang bagi pasien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) untuk berkegiatan. Di tempat itu, mereka tidak hanya mendapatkan pendampingan, tetapi belajar membikin kerajinan nan mempunyai nilai ekonomi.

Perubahan tersebut menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat PT Pertamina Gas (Pertagas)  yang dikembangkan melalui program Kidung Tanggulangin. Program ini mendorong pasien kesehatan jiwa untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga terlibat dalam aktivitas produktif sesuai kondisi masing-masing.

Ketua Kader Kesehatan Jiwa (Keswa) Kecamatan Tanggulangin, Abu Amar, mengatakan pendampingan terhadap pasien kesehatan jiwa telah dilakukan masyarakat berbareng akomodasi kesehatan sejak 2018-2019. Namun, penguatan aktivitas kader dan pendampingan mulai melangkah lebih efektif sejak 2022.

Saat ini, terdapat sekitar 246 pasien kesehatan jiwa nan telah tercatat di Kecamatan Tanggulangin. Jumlah tersebut tetap berpotensi bertambah lantaran tidak seluruh pasien alias family bersedia melaporkan kondisi mereka.

Pasien ODGJ

Menurut Abu, pendampingan tidak bisa dilakukan dengan memaksakan pasien mengikuti kegiatan. Kondisi kesehatan setiap pasien berbeda sehingga aktivitas diberikan ketika kondisi mereka stabil.

“Kalau stabil, baru kita ajak. Kita tidak memaksa mereka lantaran bisa membikin kondisinya kambuh,” ujar Abu, Kamis (17/9/2026). 

Pendekatan tersebut menjadi krusial lantaran pengobatan pasien kesehatan jiwa tidak berakhir pada pemberian obat. Pendampingan family dan lingkungan juga dibutuhkan agar pasien dapat menjalani aktivitas secara rutin.

Di Pendopo Sehati, sebagian pasien kemudian diarahkan mengikuti aktivitas nan disesuaikan dengan keahlian mereka. Ada nan membikin kemoceng, keset, mengolah sampah menjadi ecobrick, membikin kompos, hingga terlibat dalam aktivitas produksi minuman.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com