Tak Hanya Hotel, Vila Pribadi Kini Jadi Alternatif Pernikahan Destinasi di Bali

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Tak Hanya Hotel, Vila Pribadi Kini Jadi Alternatif Pernikahan Destinasi di Bali Nakula, perusahaan manajemen vila, menghadirkan paket pernikahan all-inclusive mulai dari Rp50 juta.(Dok. Nakula)

BALI tetap menjadi salah satu destinasi favorit untuk menggelar pernikahan. Namun, konsep destination wedding sekarang mulai mengalami pergeseran. Jika selama ini pernikahan di vila pribadi identik dengan biaya tinggi dan hanya dapat dijangkau kalangan tertentu, sekarang semakin banyak pilihan nan menawarkan konsep lebih elastis dengan nilai nan lebih kompetitif dibandingkan venue konvensional.

Selain nilai nan semakin beragam, pasangan juga mulai mencari pengalaman nan lebih personal. Pernikahan tidak lagi dipandang sebagai seremoni beberapa jam, melainkan rangkaian momen kebersamaan berbareng family dan sahabat nan berjalan selama beberapa hari di satu lokasi.

Perubahan tren tersebut turut diakomodasi oleh pengelola vila di Bali. Salah satunya Nakula, perusahaan manajemen vila nan menghadirkan paket pernikahan all-inclusive mulai dari Rp50 juta. Paket tersebut telah mencakup akomodasi selama beberapa malam, sarapan harian, hingga jasa antar-jemput bandara, sehingga pasangan dapat merencanakan seremoni dalam satu paket nan lebih praktis.

Berbeda dengan penyelenggaraan pernikahan di hotel alias gedung konvensional nan umumnya menawarkan paket dengan agenda dan jasa nan telah ditentukan, konsep vila pribadi memberikan keleluasaan lebih besar kepada penyelenggara acara. Selama masa menginap, seluruh properti dapat digunakan secara eksklusif oleh family dan tamu undangan sehingga suasana seremoni terasa lebih intim.

Fleksibilitas juga menjadi salah satu daya tarik utama. Pada vila-vila berdikari nan dikelola Nakula, pasangan dapat menggunakan katering maupun vendor pilihan sendiri, mulai dari private chef, kreator kue, florist, ahli foto hingga penyedia intermezo tanpa dikenakan biaya corkage. Model ini memberi ruang bagi calon pengantin untuk merancang konsep aktivitas nan lebih sesuai dengan karakter dan kebutuhan mereka.

Pilihan letak dengan karakter berbeda
Selain menawarkan fleksibilitas, setiap vila juga menghadirkan karakter dan lanskap nan berbeda sehingga pasangan dapat memilih letak sesuai konsep pernikahan nan diinginkan. 

Bagi nan menginginkan suasana tepi pantai, Amarta Beach Retreat di area Tabanan menawarkan area taman nan langsung menghadap pantai berpasir hitam dengan deretan pohon kelapa dan pemandangan Samudra Hindia. Properti ini menjadi letak terbesar dalam portofolio Nakula dengan kapabilitas hingga 250 tamu berdiri dan paket aktivitas mulai Rp70 juta.

Di area Uluwatu, Nagasutra Villa menghadirkan suasana pernikahan di atas tebing dengan latar Samudra Hindia, kolam renang infinity, serta arsitektur Bali nan elegan. Vila tersebut dapat menampung hingga 70 tamu dengan paket mulai Rp100 juta.

Sementara itu, The Cove Bali menawarkan pengalaman berbeda melalui perpaduan rimba tropis, pantai pribadi, gua laut tersembunyi, dan kolam renang infinity di atas tebing. Vila ini cocok untuk seremoni nan lebih intim dengan kapabilitas hingga 50 tamu dan paket mulai Rp50 juta.

Pilihan lain tersedia di area Campuhan Ridge, Ubud, melalui Le Sunset nan menawarkan suasana dataran tinggi dengan taman tropis, kolam koi, dan kolam renang infinity nan menghadap area hijau. Vila tersebut dapat mengakomodasi hingga 50 tamu dengan paket mulai Rp70 juta.

Lebih dari sekadar venue
Konsep nan ditawarkan tidak berakhir pada penyediaan letak acara. Melalui jasa hospitality dan concierge, tamu juga dapat memanfaatkan beragam akomodasi tambahan seperti private chef, pengalaman bersantap di dalam vila, transportasi airport dan darat, aktivitas wellness, pengalaman budaya nan dikurasi secara khusus, hingga koordinasi aktivitas nan dipersonalisasi.

Pendekatan tersebut memungkinkan pasangan maupun family lebih konsentrasi menikmati seluruh rangkaian seremoni tanpa kudu disibukkan dengan koordinasi vendor maupun kebutuhan logistik.

CEO Nakula, Christian Sunjoto, mengatakan pengalaman sebuah seremoni tidak semata ditentukan oleh kemewahan acara, melainkan oleh momen kebersamaan nan tercipta selama seluruh rangkaian kegiatan.

"Perayaan nan paling membekas dalam ingatan kita jarang ditentukan oleh seberapa megah alias mewah acaranya. nan betul-betul tinggal dalam ingatan adalah momen-momen sederhana, saat kakek dan nenek memandang cucu-cucu mereka bermain di taman, teman-teman lama berbincang kembali saat makan malam, alias seorang pengantin tertawa berbareng sahabat terdekatnya saat sarapan. Vila pribadi menciptakan ruang agar momen-momen tersebut dapat terjadi secara alami. Di Nakula, kami mau setiap perincian telah ditangani dengan baik sehingga tuan rumah dan para tamu dapat sepenuhnya menikmati kebersamaan mereka," ujarnya.

Selama ini Nakula dikenal sebagai penyedia akomodasi vila pribadi di Bali. Melalui pengembangan paket acara, perusahaan juga memperluas jasa untuk penyelenggaraan destination wedding, reuni keluarga, hingga retret perusahaan. Bagi tamu nan melakukan pemesanan langsung melalui situs resmi maupun WhatsApp Nakula, perusahaan turut menyediakan pendampingan sejak tahap konsultasi awal untuk membantu merancang seremoni sesuai kebutuhan masing-masing. (Put/E-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia