Jakarta, CNBC Indonesia - Upaya menarik investasi asing ke Indonesia sekarang semakin agresif. Presiden Prabowo Subianto sendiri nan turun tangan melakukan kunjungan ke beragam negara dan mengantongi sejumlah minat kerja sama investasi internasional.
Pengusaha pun enggan tinggal tak bersuara dan memilih strategi dengan membuka instansi perwakilan langsung di sejumlah negara kunci, dimulai dari Shenzhen, China.
Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan jemput bola pelaku industri untuk memperluas akses penanammodal global, di tengah persaingan antarnegara nan makin ketat dalam memperebutkan modal asing.
"Pembukaan instansi perwakilan di Shenzhen, China, serta rencana ekspansi ke Singapura, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Amerika Serikat, Inggris, Uni Emirat Arab, dan Rusia merupakan upaya konkret kami dalam membangun konektivitas langsung dengan pusat-pusat ekonomi dunia," kata Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) Akhmad Ma'ruf Maulana kepada CNBC Indonesia, Kamis (16/4/2026).
Kehadiran bentuk di negara-negara tersebut dinilai krusial untuk mempercepat komunikasi dan realisasi investasi ke area industri di dalam negeri. Sehingga bakal lebih mudah dalam menindaklanjuti nota kesepahaman nan sebelumnya disepakati, dengan konsentrasi memperkuat penetrasi pasar global, khususnya China.
Pengusaha menilai kondisi dunia saat ini justru membuka ruang bagi Indonesia untuk bersaing lebih kuat dalam menarik penanammodal nan mencari pasar baru nan lebih stabil. Di tengah ketidakpastian global, termasuk meningkatnya tensi geopolitik di sejumlah kawasan, pelaku industri memandang adanya kesempatan baru bagi Indonesia untuk tampil sebagai pengganti tujuan investasi.
"Kami juga menyadari bahwa dinamika dunia saat ini, termasuk ketegangan di area Timur Tengah, membawa tantangan tersendiri. Namun kami percaya, di kembali setiap tantangan selalu ada peluang, Indonesia mempunyai stabilitas, potensi, dan daya tarik nan kuat untuk menjadi tujuan investasi pengganti di tengah ketidakpastian global," kata Ma'ruf.
Sejumlah hasil awal pun mulai terlihat. HKI menyatakan sudah ada capaian investasi nan masuk sebagai buah dari pendekatan langsung tersebut, sekaligus menjadi dasar untuk memperluas langkah ke negara lain.
"Melalui kerjasama erat dengan mitra internasional, kami telah mulai meraih sejumlah capaian investasi nan menjadi bukti bahwa langkah ini berada di jalur nan tepat. Ini adalah momentum bagi kita semua untuk terus bergerak maju," sebut Ma'ruf.
(dce)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·