Niko Prayoga
, Jurnalis-Senin, 03 Agustus 2026 |16:09 WIB

Susah Berhenti Ngerokok Tanda Pria Lemah? Ini Penjelasan Dokter (Foto: Freepik)
JAKARTA — Banyak perokok merasa kandas acapkali saat mencoba menghentikan kebiasaan merokok. Kondisi ini kerap dianggap sebagai tanda kurangnya kemauan alias lemahnya mental. Padahal, menurut dokter, kesulitan berakhir merokok lebih banyak dipengaruhi oleh sistem ketergantungan nikotin dan pola kebiasaan nan telah terbentuk di otak.
Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr. Mario Johan, dalam unggahan video di akun IG miliknya menjelaskan bahwa kebiasaan merokok bakal membentuk pola refleks nan membikin seseorang secara otomatis mau merokok pada situasi tertentu.
"Ini ya guys, jika lu acapkali kandas berakhir merokok itu bukan selalu lantaran lu lemah. Masalahnya otak Anda itu udah bikin pola. Habis makan, merokok, lagi stres merokok, minum kopi merokok. Jadi pas stop, itu muncul nan namanya craving secara otomatis," kata dr. Mario.
Ia menambahkan, kesalahan nan sering dilakukan banyak orang adalah mencoba berakhir merokok secara mendadak hanya dengan mengandalkan tekad.
Padahal, rokok maupun rokok elektronik (vape) menyalurkan nikotin ke dalam tubuh dengan sangat sigap sehingga memicu lonjakan dan penurunan kadar nikotin secara drastis. Kondisi tersebut menyebabkan ketergantungan serta munculnya indikasi putus nikotin (withdrawal).
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·